Inilah 5 Penyakit Akibat Konsumsi Garam Berlebihan

by - September 23, 2017

Blog dr.Dini - Apakah Anda suka makan yang asin-asin, Sahabat? Mulai sekarang, pertimbangkanlah jika ingin makan asin-asin secara berlebihan, karena makan asin-asin menyebabkan penyakit.

makan asin penyakit
Img Src: pexels.com
Garam memang dibutuhkan tubuh karena mengandung mineral untuk memenuhi kebutuhan elektrolit tubuh dan mempertahankan keseimbangan asam basa dalam tubuh. Namun, tentunya mengkonsumsi garam juga tidak boleh berlebihan.

Garam dalam bahasa ilmiah disebut sebagai Natrium klorida. Natrium klorida mengandung 40% Natrium dan 60% Klorida. Ion Natrium klorida memang dibutuhkan tubuh untuk menyeimbangkan cairan tubuh, membantu kontraksi otor, membantu relaksasi otot, dan meyalurkan sistem saraf ke otak.

Ion Natrium dalam garam mempunyai kemampuan menarik cairan seperti magnet. Jadi bayangkan, jika Anda kebanyakan makan asin-asin, cairan akan mudah tertahan dalam tubuh Anda, sehingga kadar cairan dalam tubuh dapat berlebihan.

Segala sesuatu yang berlebihan tidaklah baik, begitu juga dengan adanya cairan yang berlebihan dalam tubuh. Cairan yang tertahan lebih lama dalam tubuh dengan jumlah yang berlebihan berpotensi menyebabkan berbagai penyakit.

Sering makan asin-asin menyebabkan penyakit. Apa saja penyakit yang bisa disebabkan akibat konsumsi garam berlebihan?

Inilah 7 penyakit akibat konsumsi garam berlebihan.


1. Penyakit akibat konsumsi garam berlebihan: HIPERTENSI


Sering makan asin-asin menyebabkan penyakit hipetensi. Hal ini terjadi karena pada saat Anda mengkonsumsi garam berlebihan, terjadi penahanan cairan dalam tubuh. Adanya cairan yang berlebihan dalam tubuh akan meningkatkan tekanan darah dan menyebabkan penyakit hipertensi.

Hubungan antara konsumsi garam berlebihan dengan adanya hipertensi sering diteliti oleh berbagai pusat studi bidang Kedokteran. Dan memang telah lama diketahui hubungan sebab akibat antara makan asin-asin atau konsumsi garam berlebihan dengan penyakit hipertensi sejak tahun 1994.

Pada penyakit hipertensi yang telah mendapat pengobatan antihipertensi oral dari Dokter juga terbukti sulit dikontrol apabila pihak tersebut masih senang makan asin-asin. Sangat penting untuk tidak mengkonsumsi garam secara berlebihan untuk dapat mengontrol tekanan darah agar tetap berada dalam nilai normal.

Penyakit hipertensi jika tidak segera ditangani akan berkembang menjadi penyakit jantung akibat hipertensi, yang biasa disebut sebagai HHD (Hipertensive Heart Disease).

Berdasarkan penelitian, orang dengan penyakit tekanan darah tinggi yang mengurangi konsumsi garam, akan terhindar dari risiko penyakit jantung HHD sebanyak 25% untuk 10 tahun atau 15 tahun di masa yang akan datang.

Mengurangi konsumsi garam berlebihan juga diketahui akan mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung yang lain sebanyak 20%.

Konsumsi garam berlebihan akan berdampak pada besarnya beban kerja jantung akibat penumpukan cairan dalam tubuh sehingga memicu timbulnya penyakit jantung. 

Dengan mengurangi makan asin-asin, Anda telah menjaga jantung Anda dari beban kerja yang berlebihan, mencegah hipertensi, dan mencegah terjadi hipertrofi ventrikel kiri (pembengkakan jantung).

2. Penyakit akibat konsumsi garam berlebihan: HIPERTROFI VENTRIKEL KIRI


Efek lain dari senang makan asin-asin adalah terjadinya hipertrofi ventrikel kiri atau dalam bahasa awam disebut pembengkakan jantung. 

Jumlah Natrium dalam garam apabila dikonsumsi secara berlebihan dapat meningkatkan kadar cairan tubuh. Jika Anda terlalu sering makan asin-asin, artinya Anda membuat ginjal Anda mengalami kesulitan dalam membuang kelebihan garam.

Akhirnya kelebihan cairan tubuh yang tidak bisa dibuang ginjal ini akan menumpuk dalam tubuh termasuk dalam ventrikel kiri jantung.

Dalam jantung, terdapat bilik kiri atau ventrikel kiri, suatu rongga yang berfungsi untuk menampung dalam untuk dipompakan ke seluruh tubuh. Otot ventrikel kiri akan berkontraksi dan memompa darah agar bisa mengalir ke seluruh tubuh.

Konsumsi garam berlebihan bisa menyebabkan penahanan cairan tubuh yang berlebihan pula, termasuk dalam rongga jantung ventrikel kiri. Akibat penahanan cairan yang berlebihan dalam ventrikel kiri, ventrikel kiri jantung menjadi hipertrofi atau menjadi bengkak.

Hipertrofi ventrikel kiri atau pembengkakan jantung lama kelamaan memicu timbulnya gagal jantung di mana pada gagal jantung akan terjadi pembengkakan seluruh tubuh (oedem anasarca) dan sesak napas karena penumpukan cairan di paru-paru (oedem paru).


3. Penyakit akibat konsumsi garam berlebihan: STROKE


Sering makan asin-asin menyebabkan penyakit stroke? Tentu saja, ada hubungan antara konsumsi garam berlebihan dengan penyakit stroke.

Konsumsi garam yang berlebihan menyebabkan penahanan cairan yang berlebihan dalam tubuh. Adanya kelebihan cairan tubuh yang tidak bisa dibuang oleh ginjal, akan memicu timbulnya tekanan darah tinggi.

Tekanan darah tinggi yang sulit dikontrol jika konsumsi garam belum juga dikurangi akan memicu berbagai penyakit lainnya seperti HHD (Hipertensive Heart Disease) atau Stroke Hemoragik.

Stroke Hemoragik adalah gangguan pembuluh darah otak akibat perdarahan. Pada hipertensi yang tidak terkontrol, tekanan darah tingginya juga mempengaruhi pembuluh darah otak. 

Dinding pembuluh darah otak yang tipis pada suatu ketika tidak dapat menahan tekanan darah yang terlalu tinggi tersebut sampai akhirnya pembuluh darah otak pecah dan menimbulkan perdarahan otak.

Adanya perdarahan dalam otak akan memicu berbagai gangguan fungsi otak di antaranya peningkatan tekanan intrakranial dan penekanan beberapa saraf pusat yang mengendalikan berbagai fungsi organ tubuh. 

Kesadaran bisa menurun sampai koma pada stroke karena perdarahan. Perdarahan otak bisa disebabkan karena hipertensi yang tidak terkontrol. Karena itu, jika Anda mengalami hipertensi, jangan abaikan! Segera berobat, minum obat secara teratur dan batasi konsumsi garam.


4. Penyakit akibat konsumsi garam berlebihan: GANGGUAN PENCERNAAN 


Sering makan asin-asin menyebabkan produksi cairan empedu bertambah. Saat cairan empedu bertambah, kekentalan darah juga dapat meningkat dan menyebabkan menurunnya vitalitas tubuh.

Selain itu, konsumsi garam berlebihan dikatakan dapat memicu timbulnya penyakit ulkus lambung dan ulkus duodenum (usus dua belas jari).

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh American Society for Microbiology Conference, garam berinteraksi baik dengan bakteri yang menyebabkan ulkus lambung dan ulkus usus dua belas jari yaitu bakteri Helicobacter pylori.

Pada ulkus lambung dan ulkus usus dua belas jari, dinding lambung dan dinding usus akan mengalami perlukaan sampai berbentuk lubang, sehingga dapat menimbulkan nyeri, perdarahan, dan gangguan fungsi pada organ pencernaan tersebut.

Konsumsi garam berlebihan juga bisa mengganggu kinerja hormon pepsin yang mempunyai peranan penting dalam proses pencernaan.

Saat Anda mengkonsumsi garam secara berlebihan, jumlah hormon pepsin akan menurun sehingga kadar keasaman tubuh akan meningkat dan menyebabkan timbulnya diare.

Sering makan asin-asin juga ternyata bisa memicu terjadinya penyakit kanker lambung. Beberapa penelitian mengatakan konsumsi tinggi Natrium bisa memicu kanker lambung.


5. Penyakit akibat konsumsi garam berlebihan: OSTEOPOROSIS


Konsumsi garam yang berlebihan juga memicu timbulnya pengeroposan tulang atau osteoporosis. Mengapa? Osteoporosis mudah terjadi pada orang yang sering makan asin-asin karena ternyata konsumsi garam berlebihan dapat mencegah tulang menyerap kalsium.

Jadi saat Anda mengkonsumsi susu high calcium atau minum suplemen kalsium untuk mencegah terjadinya osteoporosis, ternyata hal itu berbanding terbalik jika Anda masih senang makan asin-asin. Karena kalsium dalam susu atau suplemen tersebut tidak dapat terserap oleh tulang.

Untuk menghindari timbulnya osteoporosis akibat konsumsi garam berlebihan, maka Anda harus membatasi konsumsi garam harian Anda. Jangan sering makan yang asin-asin. Kurangi juga penggunaan garam dalam masakan.

WHO (World Health Organization) menyarankan untuk hanya menggunakan satu sendok teh garam dalam masakan setiap harinya jika Anda benar-benar ingin membatasi penggunaan garam. Bagi Anda yang sudah punya penyakit jantung, ginjal, hipertensi, konsumsi garam benar-benar harus dibatasi.

Inilah 5 Penyakit Akibat Konsumsi Garam Berlebihan. Jika Anda menyukai dan merasa bahwa artikel ini bermanfaat, Anda dapat berpartisipasi dalam pengembangan blog ini dengan cara klik tombol di bawah ini :

You May Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah meninggalkan jejak. Untuk mendapatkan kunjungan balik, silakan gunakan Name/URL. Komentar akan dipublikasi setelah dimoderasi. Komentar berupa link aktif atau spam tidak akan muncul.

Recommended for You

loading...
Copyright 2017.Blog dr.Dini.All Right Reserved. Powered by Blogger.