Faktor Risiko Infertilitas Pria

by - September 10, 2017

Blog dr.Dini – Untuk sahabat pembaca Blog dr.Dini yang sudah menikah selama lebih dari satu tahun, tapi belum ada tanda-tanda kehamilan, salah satu penyebabnya bisa jadi karena infertilitas pada pihak suami.

infertile, infertility risk in men


Meskipun tidak menutup kemungkinan bahwa infertilitas pada istri juga bisa terjadi, namun sebagian besar infertilitas terjadi pada laki-laki, baik disadari ataupun tidak.

Apa saja sih faktor risiko yang bisa meningkatkan terjadinya infertilitas pada pria?

Inilah faktor risiko meningkatnya infertilitas pada pria.

 1. Faktor Risiko Infertilitas Pria : VARIKOKEL

Varikokel dapat menyebabkan suami menjadi infertil. Pembendungan pembuluh darah yang mengalir ke testis (pusat pembentukan sperma) ini terjadi pada pria sebanyak 15%.

Mekanisme mengapa varikokel dapat mempengaruhi kesuburan terkait dengan pengaturan suhu testis yang tidak normal. Di samping itu varikokel juga menyebabkan kualitas produksi sperma menjadi berkurang.

Pengobatan Varikokel dapat meningkatkan jumlah sperma dan perbaikan fungsinya. Sebagian besar, suami yang infertil akibat varikokel, berhasil menghasilkan kehamilan setelah varikokelnya diobati/dioperasi.

2. Faktor Risiko Infertilitas Pria : OBAT-OBATAN

Obat-obatan yang dapat mempengaruhi pembentukan sperma yaitu menurunkan jumlah sperma dan menyebabkan ketidaksuburan : 1. obat steroid yang dikonsumsi dalam jangka waktu lama, 2. obat kanker (kemoterapi), 3. obat-obatan untuk mengobati jamur, dan 4. beberapa golongan obat sakit lambung/maag.

3. Faktor Risiko Infertilitas Pria : KETIDAKSEIMBANGAN HORMON

Gangguan pada testis itu sendiri atau gangguan pada sistem yang mempengaruhi hormon misalnya pada hipothalamus, hipofisis, tiroid, dan kelenjar adrenal, dapat menyebabkan keadaan hipogonadisme yaitu kurangnya hormon testosteron, yang mengakibatkan infertilitas.

4. Faktor Risiko Infertilitas Pria : KELAINAN KROMOSOM

Kelainan kromosom adalah kelainan yang terjadi pada gen seseorang ketika seseorang masih di dalam kandungan (kelainan bawaan).

Sindrom Klinefelter adalah kelainan bawaan pada laki-laki dimana terdapat dua kromosom X dan satu kromosom Y, XXY. Normalnya XY.

 Sindrom Klinefelter dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan organ reproduksi pria sejak dilahirkan, sehingga menyebabkan pria tersebut menjadi infertil ( tidak subur).

5. Faktor Risiko Infertilitas Pria : INFEKSI

Infeksi yang terjadi pada organ reproduksi pria dapat menyebabkan gangguan pada produksi sperma atau dapat mempengaruhi kualitas sperma yaitu sperma yang diproduksi tidak siap untuk melakukan pembuahan terhadap sel telur sehingga tidak terjadi kehamilan.

Setelah infeksi tersebut sembuh, jaringan parut / bekas luka infeksi dapat terbentuk di saluran sperma (epididimis) atau saluran uretra (tempat mengalirkan urine dan sperma), sehingga menghalangi lewatnya sperma.

Infeksi yang dapat menyebabkan infertilitas misalnya epididimitis (infeksi pada saluran epididimis) dan orkitis (infeksi pada testis). Infeksi Menular Seksual (IMS) seperti GO (Gonorea), HIV, juga dapat menyebabkan infertilitas.

6. Faktor Risiko Infertilitas Pria : EJAKULASI RETROGRADE

Ejakulasi retrograde terjadi ketika sperma yang dikeluarkan masuk ke kandung kemih, bukan ke luar ke ujung penis.

Ejakulasi retrograde dapat terjadi pada keadaan sbb :
  1.  Diabetes Mellitus, 
  2. Cedera Tulang Belakang, 
  3. Operasi Kandung Kemih, Prostat, atau Uretra, dan 
  4. Obat-obatan. 

7. Faktor Risiko Infertilitas Pria : ANTIBODI

Ternyata tubuh dapat memproduksi antibodi yang menyerang sperma. Antibodi anti sperma ini akan mengenal sperma sebagai benda asing yang berbahaya dalam tubuh sehingga antibodi tersebut menyerangnya dan menghancurkannya. 

8. Faktor Risiko Infertilitas Pria : TUMOR

Tumor, baik ganas ( kanker ) ataupun jinak ( non maligna ) dapat mempengaruhi kesuburan pria secara langsung atau melalui kelenjar hipofisis yang mempengaruhi sistem hormon pada organ reproduksi pria.

Pengobatan terkait dengan tumor seperti pembedahan, radioterapi (penyinaran), atau kemoterapi dapat mempengaruhi organ reproduksi pria.

9. Faktor Risiko Infertilitas Pria : UNDESCENDED TESTIS

Pada sebagian laki-laki terjadi kelainan bawaan dimana testis tidak berhasil turun dari perut ke kantung skrotum saat masih dalam kandungan. Biasanya pria dengan testis yang tertinggal di perut mengalami infertilitas.

10. Faktor Risiko Infertilitas Pria : KELAINAN PADA SALURAN YANG MENGALIRKAN SPERMA

Pada saluran tempat lewat sperma dapat terjadi jaringan parut akibat bekas luka infeksi yang sudah kita bahas sebelumnya.

Namun selain infeksi, penyebab lain juga dapat menyebabkan jaringan parut pada saluran yang menyalurkan sperma, sehingga sperma akan sulit untuk lewat.

Kelainan pada saluran sperma dapat disebabkan oleh cedera/trauma/kecelakaan, cedera operasi, atau kelainan bawaan fibrosis kistik. Penyumbatan dapat terjadi di mana pun, misalnya di testis, epididimis, vas deferens, dan uretra.

11. Faktor Risiko Infertilitas Pria : MASALAH TERKAIT HUBUNGAN SEKSUAL

Beberapa masalah seksual dapat mempengaruhu kesuburan suami. Biasanya selain akibat kelainan fisik, masalah psikologis seseorang juga dapat menyebabkan adanya gangguan dalam hubungan ini. Masalah yang dapat mempengaruhi terjadinya infertilitas pada suami, sbb :

1. DISFUNGSI EREKSI

Disfungsi ereksi biasa dikenal dengan sebutan impotensi.

Selain faktor psikologis (stres ), disfungsi ereksi dapat juga disebabkan oleh kondisi fisik seseorang terkait Diabetes Melitus, hipertensi, penyakit jantung dan pembuluh darah, masalah hormon, infeksi panggul, trauma/cedera, dan efek samping beberapa obat.

2. EJAKULASI DINI

Ejakulasi dini adalah ketidakmampuan untuk mengontrol terjadinya ejakulasi yang agar sperma dapat menghasilkan pembuahan terhadap sel telur. Ejakulasi dini bisa diatasi dengan inseminasi buatan.

3. EJAKULASI INKOMPETEN 

Ejakulasi tidak dapat terjadi pada saat berhubungan seksual namun dapat terjadi saat masturbasi, Biasanya ejakulasi inkompeten ini bisa diatasi dengan terapi perilaku atau dengan inseminasi buatan.

12. Faktor Risiko Infertilitas Pria : PENYAKIT SELIAK

Penyakit seliak adalah gangguan pencernaan dimana seseorang sangat sensitif terhadap zat gluten yang terdapat pada makanan. Penyakit Seliak dapat mempengaruhi infertilitas pada suami.

13. Faktor Risiko Infertilitas Pria : RIWAYAT OPERASI SEBELUMNYA

Riwayat operasi sebelumnya seperti vasektomi, operasi perbaikan hernia, operasi prostat, atau laparotomi (operasi besar di perut) dapat menyebabkan infertilitas pada pria.

Inilah artikel tentang Faktor Risiko Infertilitas Pria. Terima kasih atas kunjungan Anda.

Jika Anda menyukai dan merasa bahwa artikel ini bermanfaat, Anda dapat berpartisipasi dalam pengembangan blog ini dengan cara klik tombol di bawah ini :

You May Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah meninggalkan jejak. Untuk mendapatkan kunjungan balik, silakan gunakan Name/URL. Komentar akan dipublikasi setelah dimoderasi. Komentar berupa link aktif atau spam tidak akan muncul.

Recommended for You

loading...
Copyright 2017.Blog dr.Dini.All Right Reserved. Powered by Blogger.