Ibu Menyusui, Hati-Hati Minum Obat Ini Karena Bisa Mempengaruhi ASI

by - July 15, 2017


Blog dr.Dini - Tahukah Anda bahwa sebagian besar obat yang diminum oleh ibu menyusui akan diteruskan melalui ASI ? Maka, jika Anda menyusui, sebaiknya berhati-hatilah dalam mengkonsumsi obat-obatan.

Jangan sembarangan minum obat jika Anda sedang menyusui. Sebaiknya, saat Anda mengalami gangguan kesehatan seperti demam, pilek, batuk, atau gejala lainnya, segeralah berkonsultasi pada Dokter.

Jangan pakai sistem coba-coba minum obat sendiri. Berhati-hatilah minum obat, karena sebagian obat-obatan bisa mempengaruhi komposisi ASI dan akhirnya bukan hanya Anda yang minum obat, tetapi bayi Anda juga terkena efek obatnya.

Saat Anda minum obat tertentu tanpa resep Dokter, bisa saja obat tersebut bisa mempengaruhi komposisi ASI, kemudian bayi Anda ikut terpajan berbagai obat dan bahan kimia tanpa Anda ketahui.

Memang beberapa obat dapat mempengaruhi ASI dalam batas yang masih minimal sehingga tidak cukup untuk menimbulkan gejala klinis pada bayi. Namun, bisa saja beberapa jenis obat yang lain dapat mempengaruhi ASI secara maksimal sehingga dapat menimbulkan efek merugikan pada bayi Anda.

Biasanya obat-obatan yang paling banyak dikonsumsi oleh ibu menyusui tanpa resep dokter adalah berupa obat anti nyeri, obat pencahar untuk melancarkan buang air besar, obat tidur, obat sakit maag antasida, dan obat mual.

Meskipun dijual bebas, sebaiknya ibu menyusui mengkonsultasikan obat apa saja yang aman untuk dikonsumsi pada Dokter, mengingat efek yang dapat ditimbulkan pada bayi.

Jadi jika Anda, ibu menyusui, berhati-hatilah minum beberapa obat ini karena bisa mempengaruhi ASI dan dapat menimbulkan efek yang tidak diinginkan pada bayi.


1. TETRASIKLIN


Harusnya tetrasiklin dikonsumsi dengan menggunakan resep Dokter karena tetrasiklin termasuk sebagai antibiotika. Antibiotika tidak boleh diminum sembarangan. Tapi ternyata obat ini dijual bebas dengan merk tertentu.

Anda harus jeli ketika membeli obat-obatan apalagi jika obat tersebut adalah antibiotika. Tetrasiklin ini jika dikonsumsi oleh ibu menyusui dapat menyebabkan pertumbuhan tulang bayi menurun dan warna gigi bayi akan berwarna kekunung-kuningan.

Jadi, ingatlah, ibu menyusui harus berhati-hati minum obat ini, karena bisa mempengaruhi ASI dan memberikan efek negatif pada bayi Anda.

2. RESERPIN


Reserpin termasuk obat anti hipertensi. Jika sebelum hamil dan menyusui bayi, Anda minum obat ini untuk mengontrol tekanan darah Anda, maka Anda harus menghentikan obat ini dan menggantikannya dengan obat anti hipertensi yang lain ketika Anda menyusui.

Karena ternyata jika ibu menyusui masih minum obat reserpin untuk mengontrol tekanan darah tingginya, reserpin dapat mempengaruhi ASI dan dapat menimbulkan efek pada bayi berupa hidung tersumbat.

Banyak obat anti hipertensi lainnya yang aman dikonsumsi oleh ibu yang sedang menyusui. Anda dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan Dokter.

3. OBAT PENCAHAR

Kebanyakan ibu yang hamil dan baru melahirkan, mengalami susah buang air besar atau konstipasi. Konstipasi biasanya disebabkan oleh konsumsi makanan yang kurang serat. Namun, pada ibu hamil dan baru melahirkan (nifas), konstipasi bisa disebabkan karena perubahan hormonal.

Kalau sudah konstipasi, biasanya kita akan mencari obat pencahar yang bisa dibeli langsung tanpa resep Dokter di apotek. Namun, bila saat ini Anda adalah ibu menyusui, jangan minum obat pencahar sembarangan.

Obat pencahar untuk mengatasi kesulitan buang air besar (konstipasi) pada ibu menyusui , ternyata dapat meningkatkan aktivitas usus dan menyebabkan diare pada bayi.

Hal ini disebabkan karena obat pencahar bisa mempengaruhi komposisi ASI sehingga menimbulkan efek yang tidak baik pada saluran pencernaan bayi Anda.

Mengatasi susah buang air besar tidak selalu harus minum obat pencahar. Anda bisa menangani konstipasi dengan cara yang alami, tanpa minum obat-obatan kimia, terutama saat Anda hamil dan menyusui.

Perbanyaklah konsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan untuk memenuhi kebutuhan serat harian Anda. Saat kebutuhan serat tubuh Anda terpenuhi, konstipasi bisa diatasi dan dihindari.

4. OBAT-OBATAN LAINNYA


Obat-obatan lainnya yang bisa mempengaruhi ASI adalah Obat penenang yang bisa memberikan efek mengantuk dan obat anti kejang. Obat penenang, obat tidur, dan obat anti kejang dapat mempengaruhi sistem saraf pusat bayi yaitu berupa efek penekanan pada kerja otak bayi.

Bahkan obat-obatan tersebut dapat menimbulkan ketidaksadaran pada bayi jika dikonsumsi oleh ibu yang menyusui.

Ibu menyusui juga harus berhati-hati ketika akan minum obat anti alergi. Sebaiknya Anda konsultasikan terlebih dahulu pada Dokter sebelum minum obat anti gatal-gatal karena alergi karena obat anti alergi ternyata dapat mengurangi produksi ASI.

Jika Anda mempunyai kelainan hormonal yang berhubungan dengan gangguan kelenjar tiroid, maka Anda juga harus berhati-hati ketika akan minum obat-obatan seperti propiltiourasil, garam iodida, iodium radioaktif.

Karena obat-obatan tersebut bisa mempengaruhi ASI dan bisa menimbulkan gangguan fungsi tiroid pada bayi.

Masih butuh banyak penelitian lagi untuk menemukan berapa banyak lagi obat-obatan yang harus diwaspadai oleh ibu menyusui, karena bisa mempengaruhi ASI. Karena itu, jangan sembarangan minum obat apapun ketika Anda sedang menyusui.

Kadar obat-obatan yang bisa mempengaruhi ASI dan memberikan efek pada bayi memang sangat tergantung pada dosis obat yang masuk dan kondisi ibu menyusui itu sendiri.

Ibu menyusui yang mengalami penurunan fungsi hati dan ginjal, biasanya gagal memetabolisme zat kimia yang terdapat dalam obat-obatan secara sempurna, sehingga ketika ia minum obat, maka obat tersebut dapat dikeluarkan melalui ASI dengan konsentrasi yang lebih tinggi.

Nah, Ibu menyusui. Anda  harus hati-hati bila harus meminum obat. Jika Anda harus minum obat, sebaiknya minum obat 15 menit setelah menyusui bayi.

Hal ini memungkinkan cukup waktu bagi obat apa saja untuk membersihkan zat-zat kimia dalam darah yang mengakibatkan kadar zat kimia yang rendah dalam ASI.

Diharapkan dengan kadar zat yang rendah dalam ASI, tidak dapat menimbulkan efek samping pada bayi. Sebaliknya, obat yang diminum 30-60 menit sebelum menyusui sering mencapai kadar puncak dalam darah dan dalam ASI ketika bunda menyusui.

Jangan lupa untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan Dokter sebelum minum obat-obatan tertentu saat Anda masih menyusui bayi karena kadar puncak masing-masing obat tidaklah sama waktunya.

Inilah artikel tentang Ibu Menyusui, Hati-Hati Minum Obat Ini Karena Bisa Mempengaruhi ASI. Terima kasih atas kunjungan Anda.

Jika Anda menyukai dan merasa bahwa artikel ini bermanfaat, Anda dapat berpartisipasi dalam pengembangan blog ini dengan cara klik tombol di bawah ini :




Referensi :

Tabel Darl Levin:In:Herfindal, Hirschman, eds: Clinical Pharmacy and Therapeutics, 3rd ed. Baltimore , Williams and Wilkins, 1984

You May Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah meninggalkan jejak. Untuk mendapatkan kunjungan balik, silakan gunakan Name/URL. Komentar akan dipublikasi setelah dimoderasi. Komentar berupa link aktif atau spam tidak akan muncul.

Recommended for You

loading...
Copyright 2017.Blog dr.Dini.All Right Reserved. Powered by Blogger.