Perawatan Payudara Saat Menyusui

by - May 23, 2017

Blog dr.Dini - Masa nifas (puerperium) adalah masa yang dimulai setelah ibu melahirkan ari-ari (plasenta),sesaat setelah melahirkan bayi, sampai alat-alat kandungan (rahim, leher rahim, vagina) kembali seperti keadaan sebelum hamil (kira-kira 6 minggu).

perawatan payudara saat menyusui, breast care

Masa nifas adalah satu saat dimana wanita mengalami perubahan besar dalam hidup seorang ibu.

Ibu dalam keadaan lelah setelah melahirkan, kesakitan akibat luka setelah mengalami persalinan normal ataupun operasi (sectio caesaria), disertai tanggung jawab besar yaitu seorang bayi, hendaknya tidak melupakan pentingnya perawatan payudara saat menyusui, karena ini penting sekali dalam keterkaitannya dengan ASI.

Apa saja perawatan payudara saat menyusui?

Inilah perawatan payudara saat menyusui yang tidak boleh Anda abaikan.


1. Perawatan payudara saat menyusui yaitu menjaga payudara agar selalu kering dan bersih terutama daerah puting susu (areola mammae dan papilla mammae)

2. Perawatan payudara saat menyusui yaitu menggunakan BH (Breast Hanger) yang dapat menyokong payudara.

3. Perawatan payudara saat menyusui yaitu mencegah payudara lecet. Supaya payudara tidak lecet, hendaklah menyusui bayi hingga seluruh areola mammae (bagian hitam di sekitar puting susu/papilla mammae) masuk ke dalam mulut bayi.

Apabila puting susu terlanjur lecet, oleskan ASI yang keluar pada sekitar puting susu setiap kali menyusui.

Menyusui tetap dilakukan dimulai dari puting susu yang tidak lecet. Apabila lecet sangat berat dapat diistirahatkan selama 24jam. ASI dikeluarkan dengan alat penyedot ASI dan diberikan pada bayi dengan menggunakan sendok.

4. Perawatan payudara saat menyusui yaitu mengatasi payudara yang bengkak agar tidak berkepanjangan. Apabila payudara bengkak akibat stagnasi (pembendungan) ASI lakukan pengompresan dengan kain basah dan hangat sampai payudara terasa mengendur.

Setelah itu pijat payudara dari arah pangkal payudara menuju puting susu, dengan arah ^Z^ menuju puting susu.

Pijat puting susu agar sebagian ASI keluar sehingga puting susu menjadi lunak. Lalu susui bayi setiap 2-3jam, apabila bayi tidak mengisap seluruh ASI sisanya keluarkan dengan alat penyedot ASI agar payudara tidak membengkak lagi.

Setelah menyusui, bersihkan payudara dengan kain basah dan bersih.

Pentingnya perawatan payudara saat menyusui tidak boleh dilupakan. Payudara yang dibiarkan bengkak karena stagnasi (pembendungan) ASI lama kelamaan bisa menyebabkan radang payudara atau dalam bahasa medis disebut mastitis.

Jika sudah terjadi mastitis, biasanya payudara yang bengkak karena stagnasi ASI akan disertai nanah karena kuman yang berkembang biak di dalamnya. Karenanya, jika sudah terjadi mastitis, Anda memerlukan pengobatan antibiotika yang diresepkan Dokter untuk Anda.

Sebelum mastitis terjadi, jangan lupa luangkan waktu untuk melakukan perawatan payudara saat menyusui.

You May Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah meninggalkan jejak. Untuk mendapatkan kunjungan balik, silakan gunakan Name/URL. Komentar akan dipublikasi setelah dimoderasi. Komentar berupa link aktif atau spam tidak akan muncul.

Recommended for You

loading...
Copyright 2017.Blog dr.Dini.All Right Reserved. Powered by Blogger.