Manfaat Bawang Putih

by - May 12, 2017

Blog dr.Dini - Sudahkah Anda mengetahui apa saja manfaat bawang putih? Bumbu dapur yang hampir selalu ada di setiap menu masakan kita ini ternyata sangat bermanfaat bagi kesehatan.

manfaat bawang putih

Bukan hanya sekedar bumbu pelengkap masakan, bawang putih, yang mempunyai nama latin Allium sativum albus, sudah tak diragukan lagi kegunaannya dalam kesehatan dan kecantikan.

Fakta ini sudah ribuan tahun diakui sepanjang sejarah.

Hippocrates, Bapak Kedokteran Dunia, sudah menyebutkan penggunaan bawang putih untuk berbagai penyakit.

Bahan aktif yang terkandung dalam bawang putih ini adalah Allicin , senyawa sulfur, yang dihasilkan dengan cara mengunyah bawang putih segar.

Saat dikunyah, bawang putih ini akan mengeluarkan senyawa sulfur aktif lainnya seperti ajoene, sulfida alil, dan vynildithiins.

Bawang putih sudah diekstraksi kira-kira sejak 7000 tahun yang lalu. Adapun manfaat bawang putih adalah sebagai berikut:
  1. anti peradangan,
  2. anti iritasi,
  3. menstimulasi kemampuan kulit untuk meregenerasi kerusakan,
  4. antibiotika,
  5. anti hipertensi,
  6. anti dislipidemia, 
  7. anti aging, dan
  8. banyak kegunaan bawang putih lainnya.
Salah satu studi meneliti tentang efek antibiotika dari bawang putih dengan melakukan pencampuran bawang putih dan sayuran yang tercemar oleh bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus.

Hasil penelitian menunjukan bahwa bakteri yang terdapat dalam sayuran tersebut berkurang jumlahnya dengan pemberian bawang putih. Semakin banyak konsentrasi bawang putih yang diberikan, semakin berkurang jumlah bakteri tersebut.

Dikatakan bahwa memasak bawang putih selama 30 menit dengan air yang mendidih, atau dengan suhu 100 derajat celcius, akan merusak kemampuan antibiotika bawang putih. Sehingga bawang putih yang terlalu matang tidak lagi mampu membunuh kuman.

Uji klinik yang lain, yang telah diterangkan dr.Husniah Rubiana Th.Akib, M.Kes, Sp.FK, Sp.Ak(K), meneliti pemberian umbi bawang putih sebanyak 10 gram setelah makan pagi, selama 2 bulan berturut-turut akan menurunkan kadar kolesterol sebanyak 15% pada pasien dengan kadar kolesterol total 160-250 mg/dl.

30 gram umbi bawang putih yang dikonsumsi oleh pasien dengan berat badan 61 Kg dan mempunyai kadar kolesterol total 298 mg/dl, mengalami penurunan sebanyak 18 % setelah mengkonsumsi bawang putih selama 8 bulan.

Pada uji klinik lain, pasien dengan kadar kolesterol total 220-290 mg/dl mengalami penurunan kadar kolesterol total sebesar 6,1% dan kadar LDL (kolesterol jahat) sebesar 4%, setelah mengkonsumsi bawang putih 7,2 gram setiap hari selama 6 bulan.

Dapat disimpulkan bahwa efektivitas bawang putih sebagai antibiotika dan anti kolesterolemia memang terbukti secara klinis.

Uji klinik juga menunjukan bahwa dengan konsumsi bawang putih dapat menghambat terjadinya penggumpalan darah yang dapat berujung pada stroke. Jadi bawang putih juga bermanfaat untuk mencegah terjadinya stroke.

Kemampuan anti kolesterol dari bawang putih ini didapat dari kandungan diallyl sulfide dan trisulfide yang menghambat mobilisasi lemak ke dalam sirkulasi darah.

Selain senyawa aktif, bawang putih mengandung 200 senyawa tambahan , di antaranya enzim, flavonoid, vitamin dan mineral, dan asam amino.

Kemampuan bawang putih menurunkan kadar kolesterol total, menurunkan kadar trigliserida, menurunkan kolesterol jahat LDL, dan dapat meningkatkan kadar kolesterol baik HDL, sangat membantu mencegah terjadinya penyakit jantung.

Hasil penelitian lain juga menyimpulkan bahwa di samping manfaat bawang putih yang telah disebutkan di atas, bawang putih juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit, menyeimbangkan kadar gula darah, menjaga pencernaan, dan menetralisir racun.

Bawang putih dalam bentuk ekstrak sudah banyak diproduksi oleh banyak perusahaan herbal di seluruh dunia untuk memudahkan konsumen yang tidak tahan akan rasa dan aroma bawang putih jika mengkonsumsinya secara langsung.


You May Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah meninggalkan jejak. Untuk mendapatkan kunjungan balik, silakan gunakan Name/URL. Komentar akan dipublikasi setelah dimoderasi. Komentar berupa link aktif atau spam tidak akan muncul.

Recommended for You

loading...
Copyright 2017.Blog dr.Dini.All Right Reserved. Powered by Blogger.