Faktor Risiko Persalinan Prematur

by - May 05, 2017

Blog dr.Dini - Bayi sudah siap dilahirkan ke dunia jika usia kehamilan cukup bulan yaitu 37 minggu-41 minggu. Jika persalinan terjadi sebelum usia kehamilan 37 minggu, maka disebut persalinan preterm atau prematur. 

persalinan prematur

Kelahiran bayi prematur mempunyai risiko kematian dan kesakitan yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelahiran bayi cukup bulan. Berbagai masalah kesehatan lebih sering terjadi pada anak yang dilahirkan prematur.
Hal ini terkait dengan proses pertumbuhan dan perkembangan bayi yang belum sempurna atau matur di dalam kandungan ibu.
Bayi prematur lebih sering mengalami masalah perkembangan neurologi (saraf) seperti gangguan penglihatan, gangguan pendengaran (tuli), serebral palsy, retardasi mental, kelainan perilaku berupa kesulitan konsentrasi belajar, berbahasa, dan hiperaktivitas.

Faktor risiko persalinan prematur hendaknya Anda ketahui supaya Anda bisa menghindarinya agar tidak terjadi persalinan prematur pada kehamilan Anda.

Apa saja faktor risiko persalinan prematur?

 

Faktor risiko persalinan prematur adalah sbb.


1. Faktor Risiko Persalinan Prematur : Idiopatik

Ada beberapa kejadian persalinan prematur yang tidak dapat diketahui penyebab dan faktor risikonya    (idiopatik).

2. Faktor Risiko Persalinan Prematur : Iatrogenik

Persalinan prematur yang sengaja dibuat jika hal tersebut lebih baik dilakukan untuk keselamatan ibu dan/atau janin, misalnya pada kehamilan dengan pre-eklampsia atau eklampsia, ketuban pecah dini, perdarahan yang hebat, penyakit jantung yang berat, infeksi intrauterin (dalam kandungan), dan gawat janin.

3. Faktor Risiko Persalinan Prematur : Sosio-Demografik

Faktor psikososial ibu yang dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur adalah rasa cemas selama kehamilan, depresi, tidak adanya dukungan keluarga, aktivitas seksual, dan pekerjaan yang berat.
Pekerjaan yang mengharuskan ibu berdiri lebih dari 6 jam/hari, stres lingkungan, stres fisik, memicu terjadinya kelahiran prematur ini.

Selain itu, status pernikahan juga mempengaruhi meningkatnya kelahiran prematur.

Bayi dari pasangan yang tidak menikah atau memiliki ibu yang mengkonsumsi rokok, alkohol, atau narkoba, dilaporkan lebih sering dilahirkan prematur dibandingkan dengan bayi yang dilahirkan dari pasangan yang sah dan memiliki ibu dengan perilaku pola hidup sehat.

4. Faktor Risiko Persalinan Prematur : Faktor Maternal
Ibu yang pernah melahirkan bayi prematur cenderung akan melahirkan bayi prematur pada kehamilan berikutnya (riwayat reproduksi). Disamping itu, ibu dengan inkompetensi serviks, kehamilan kembar, dan program bayi tabung juga meningkatkan risiko terjadinya kelahiran prematur ini.

5. Faktor Risiko Persalinan Prematur : Penyakit Medis Yang Menyertai Selama Kehamilan

Penyakit medis yang menyertai ibu saat hamil misalnya anemia berat, hipertensi dalam kehamilan, diabetes gestasional, lupus eritematosus sistemik, hipertiroid, penyakit paru, penyakit jantung, atau penyakit ginjal, dapat melahirkan bayi prematur.

Keadaan medis pada bayi selama masih dalam kandungan misalnya hidraamnion, atau kelainan kongenital (cacat bawaan) juga bisa mempengaruhi.

6. Faktor Risiko Persalinan Prematur : Infeksi

Infeksi organ reproduksi seperti keputihan yang disebabkan oleh Chlamydia trachomatis, Grup B Streptococcus, dll dan infeksi dalam rahim (intrauterin) , atau infeksi di luar organ reproduksi juga dapat meningkatkan risiko terjadinya persalinan prematur, misalnya infeksi pada gigi dapat menjalar ke rahim dan mempengaruhi kehamilan.

7. Faktor Risiko Persalinan Prematur : Genetik

Faktor genetik misalnya seorang ibu yang dilahirkan prematur cenderung akan melahirkan bayi prematur. Namun tidak semua ibu yang dilahirkan prematur akan melahirkan bayi yang prematur, tergantung berbagai faktor risiko terkait yang bisa meningkatkan risiko tersebut.



You May Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah meninggalkan jejak. Untuk mendapatkan kunjungan balik, silakan gunakan Name/URL. Komentar akan dipublikasi setelah dimoderasi. Komentar berupa link aktif atau spam tidak akan muncul.

Recommended for You

loading...
Copyright 2017.Blog dr.Dini.All Right Reserved. Powered by Blogger.