Jari Tabuh (Clubbing Finger) pada PPOK

by - April 28, 2017

Dok, Saya ingin bertanya, mengapa pada orang yang mengalami gangguan pernapasan terutama PPOM atau PPOK, kukunya mengalami jari tabuh? Bisa minta tolong dijelasin? Makasih.
Endah Gusana, Samarinda
Blog dr.Dini - Jari tabuh (clubbing finger) pada PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis) sering terjadi. Tanda klinis yang ditandai dengan kelainan jari tangan dengan bentuk jari dan kuku yang membulat ini memang dikaitkan dengan berbagai penyakit paru dan penyakit jantung.

jari tabuh, clubbing finger ppok
sumber : www.medscape.com

Pada jari tabuh (clubbing finger) terjadi peningkatan jaringan ikat vaskular (pembuluh darah) dan perubahan kualitas jaringan ikat vaskular sehingga aliran darah meningkat menuju jari dan bawah kuku.

Berbagai penelitian menemukan bahwa terjadinya peningkatan jaringan ikat vaskular ini terjadi karena adanya vasodilatasi (pelebaran) pembuluh darah menuju jari sehingga aliran darah mengalir lebih banyak.

Meskipun, kejadian jari tabuh (clubbing finger) pada PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis) sering dikaitkan, namun mekanisme terjadinya jari tabuh (clubbing finger) pada PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis) belum dapat dipastikan.

Pertanyaan apakah terjadinya vasodilatasi (pelebaran) pembuluh darah menuju jari yang menimbulkan jari tabuh (clubbing finger) ini disebabkan oleh vasodilator yang beredar dalam tubuh, mekanisme saraf, respons terhadap hipoksia, faktor genetik, atau kombinasi di antara faktor-faktor tersebut akibat adanya PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis), masih belum bisa terjawab.

Namun beberapa penelitian mengungkapkan kemungkinan mengapa jari tabuh (clubbing finger) pada PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis) ini sering dikaitkan adalah karena hipoksia yang terjadi pada PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis).

Manifestasi PPOK berupa peradangan dan pembengkakan saluran pernapasan membuat oksigen sulit masuk ke dalam paru-paru sehingga pertukaran oksigen dan karbondioksida menjadi terganggu.

Adanya kesulitan masuknya oksigen ke dalam paru-paru ini menyebabkan kerusakan jaringan paru terkecil yang disebut sebagai alveolus.

Sehingga kerusakan alveolus sebagai tempat pertukaran oksigen dan karbondioksida ini memperparah keadaan di mana oksigen sudah sulit untuk masuk paru-paru karena adanya sumbatan udara oleh pembengkakan jalan napas.

Akhirnya mereka dengan PPOK mengalami kesulitan untuk bernapas terkait adanya obstruksi (sumbatan) pada saluran pernapasan sehingga aliran udara yang keluar masuk organ paru-paru dapat terhambat membuat pertukaran udara oksigen dan karbondioksida juga tidak signifikan.

Akibatnya jaringan paru dan bahkan organ-organ tubuh penting lainnya dapat mengalami hipoksia.

Hipoksia adalah suatu keadaan di mana sel-sel tubuh dan jaringan tubuh pembentuk organ tubuh kita tidak cukup mendapatkan oksigen untuk proses metabolisme. Hipoksia dapat terjadi meskipun aliran darah dalam tubuh kita berjalan normal.

Keadaan hipoksia ini dapat berakibat fatal di mana jika berlangsung lama dapat menyebabkan kerusakan organ yang permanen.

Tubuh kita mempunyai daya tahan terhadap segala keadaan yang sifatnya merugikan tubuh, dalam hal ini adalah keadaan hipoksia.

Dalam mnghadapi Hipoksia yang terjadi akibat PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis), tubuh kita mencoba untuk melawan hipoksia dengan mengeluarkan zat vasodilator alami sehingga pembuluh-pembuluh darah melebar termasuk pembuluh darah jari untuk mencoba mengalirkan darah lebih banyak sehingga jaringan tubuh lebih banyak untuk mendapatkan oksigen.

Terjadinya vasodilatasi (pelebaran) pembuluh darah jari ini menimbulkan jari tabuh (clubbing finger).

Sehingga beberapa penelitian telah menyimpulkan kemungkinan terjadinya jari tabuh (clubbing finger) pada PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis) ini akibat dikeluarkannya zat vasodilator alami sebagai respon alami tubuh terhadap keadaan hipoksia, meskipun mekanisme terjadinya jari tabuh (clubbing finger) itu sendiri belum bisa dipastikan.


You May Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah meninggalkan jejak. Untuk mendapatkan kunjungan balik, silakan gunakan Name/URL. Komentar akan dipublikasi setelah dimoderasi. Komentar berupa link aktif atau spam tidak akan muncul.

Recommended for You

loading...
Copyright 2017.Blog dr.Dini.All Right Reserved. Powered by Blogger.