Buang Air Besar Berdarah dan Kanker Usus Besar

by - April 08, 2017

Blog dr.Dini - Gejala buang air besar berdarah bukan saja gejala penyakit ambeyen atau hemoroid seperti yang sering terjadi terutama pada wanita sehabis melahirkan. Ternyata buang air besar berdarah yang berkepanjangan bisa merupakan gejala kanker usus besar.

buang air besar berdarah, blood stool, blood toilet, colon cancer

 58,8% gejala buang air besar berdarah didasarkan atas penyakit kanker usus besar.

Biasanya penyakit kanker usus besar terletak dekat dengan anus sehingga menimbulkan keluhan buang air besar berdarah yang  kadang perdarahannya sangat banyak sampai menimbulkan syok.

Jika terjadi syok akibat perdarahan, harus segera dilakukan operasi untuk menghentikan perdarahannya.

Kanker usus besar ini sering terjadi. Biasanya seseorang yang mengalami kanker usus besar mendapat pengobatan yang terlambat karena selama ini menganggap gejala buang air besar berdarah disebabkan karena hemoroid.

Faktor risiko terjadinya kanker usus besar adalah sbb :

  1. Umur di atas 40 tahun,
  2. Pola makan kurang serat (buah dan sayur),
  3. Pola makan tinggi lemak dan protein hewani,
  4. Pria lebih sering daripada wanita,
  5. Adanya kelainan di usus besar sebelum terjadi kanker misalnya radang (kolitis), dan
  6. Keturunan.

Gejala kanker usus besar selain buang air besar berdarah yaitu :

  1. Buang air besar berdarah campur lendir, 
  2. Konstipasi, 
  3. Tidak dapat buang angin, 
  4. Perut kembung, 
  5. Tidak nafsu makan,
  6. Berat badan menurun,
  7. Nyeri perut, dan
  8. Nyeri ketika buang air besar.
Pada penderita kanker usus besar, pemeriksaan fisik yang dilakukan oleh Dokter di ruang prakteknya tidak dapat menolong. 

Ia harus menjalani pemeriksaan penunjang di rumah sakit untuk mengetahui bahwa ia mengalami kanker usus besar. Pemeriksaan radiologi, ultrasonografi (USG), dan endoskopi biasanya diperlukan.

Seseorang yang mengalami penyakit kanker usus besar stadium dini, dengan kata lain, penyakit kanker usus besar belum menyebar luas sampai ke organ yang lain, dapat sembuh dengan operasi.

Jika penyakit kanker usus besar sudah stadium lanjut, maka terapi pembedahan saja tidak cukup. Setelah pembedahan biasanya dilakukan radioterapi, untuk selanjutnya diberikan kemoterapi.

Jika Anda atau keluarga Anda ada yang mengalami buang air besar berdarah yang sering dan makin lama makin buruk, segerakan konsultasi dengan Dokter untuk memastikan diagnosanya bukan kanker usus besar.

You May Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah meninggalkan jejak. Untuk mendapatkan kunjungan balik, silakan gunakan Name/URL. Komentar akan dipublikasi setelah dimoderasi. Komentar berupa link aktif atau spam tidak akan muncul.

Recommended for You

loading...
Copyright 2017.Blog dr.Dini.All Right Reserved. Powered by Blogger.