Sariawan di Lidah

by - March 20, 2017

Blog dr.Dini - Sariawan di lidah sangat tidak nyaman dan menyakitkan. Sariawan di lidah menyebabkan aktivitas sehari-hari yang sederhana seperti makan, minum, sikat gigi, dan berbicara, menjadi sulit untuk dilakukan.
sariawan, sariawan lidah, tongue ulcer
Meskipun demikian, sariawan di lidah biasanya tidak berbahaya atau bisa sembuh sendiri dalam waktu satu sampai 2 minggu.

Sariawan di lidah berbentuk bulat atau oval, berwarna merah seperti tengah mengalami peradangan di sekitarnya. Dasar sariawan di lidah bisa berwarna keabuan, kehijauan, kekuningan, atau putih. Di sekitar sariawan di lidah tampak membengkak.
Perlukah ke Dokter jika Anda mengalami sariawan di lidah ?

Pada umumnya, sariawan di lidah tidak membahayakan meskipun sangat nyeri. Namun, rasa nyeri yang tidak tertahankan ini, membuat orang datang berobat ke Dokter.
Dokter biasanya akan memberikan resep obat antibiotika, anti nyeri, atau bahkan obat anti radang untuk Anda, agar rasa nyeri, pembengkakan, dan rasa tidak nyaman yang Anda rasakan akibat sariawan di lidah bisa berkurang.

Meskipun, sariawan di lidah biasanya tidak berbahaya, namun Anda tetap harus waspada jika sariawan di lidah tidak kunjung sembuh sampai 3 minggu atau lebih. Atau saat sariawan di lidah ini semakin lama bukan semakin sembuh, tapi justru semakin membesar dan semakin nyeri.

Sariawan yang tidak kunjung sembuh bisa jadi terjadi karena adanya infeksi bakteri atau virus, atau bisa juga disebabkan karena keganasan (kanker lidah).

Sariawan di lidah yang disebabkan oleh infeksi bakteri memerlukan pengobatan antibiotika sedangkan yang disebabkan oleh virus biasanya akan sembuh sendiri dalam satu minggu.

Sariawan di lidah karena virus biasanya berupa manifestasi penyakit hand, foot, and mouth disease yang biasanya terjadi pada anak-anak di bawah usia 10 tahun, namun bisa juga terjadi pada orang dewasa.

Pada penyakit hand, foot, and mouth disease ini selain sariawan di lidah, gejala lain yang paling sering adalah terdapat pula bercak-bercak yang dapat melepuh pada tangan dan kaki, demam, dan sakit tenggorokan.

Infeksi virus selain hand, foot, and mouth disease yang bisa menimbulkan gejala sariawan di lidah adalah penyakit infeksi herpes simpleks. Sariawan di lidah yang disebabkan oleh herpes simpleks memerlukan pengobatan anti virus.

Selain infeksi bakteri dan virus, ternyata infeksi jamur Candida albicans pada mulut juga bisa menimbulkan sariawan di lidah. Sariawan di lidah karena jamur tentunya memerlukan obat anti-jamur.

Sariawan di lidah yang tak kunjung sembuh meskipun telah diobati kemungkinan adalah kanker lidah. Selain gejala sariawan di lidah, kanker lidah juga menunjukan gejala-gejala lainnya seperti:
  1. Adanya penebalan atau penonjolan di lidah atau daerah mulut sekitar lidah,
  2. Lidah terasa nyeri berkepanjangan, sampai-sampai nyerinya terasa hingga ke rahang,
  3. Terdapat bercak putih pada lidah bagian atas, gusi, tonsil, atau bagian mulut lainnya,
  4. Lidah mudah berdarah,
  5. Lidah sulit digerakkan,
  6. Lidah mati rasa,
  7. Sakit tenggorokan sehingga sulit untuk menelan atau mengunyah.
Biasanya orang dengan kanker lidah memiliki faktor risiko seperti jenis kelamin paling banyak laki-laki, merokok, minum minuman beralkohol, kebersihan mulut tidak terjaga dengan baik, berumur 40 tahun atau lebih, mempunyai riwayat keluarga kanker lidah, dan daya tahan menurun seperti pada penyakit AIDS.

Selain kanker lidah, infeksi bakteri, virus, dan jamur, apa lagi yang menjadi penyebab  terjadinya sariawan di lidah ? 

Penyebab lain sariawan di lidah selain kanker lidah adalah :
  1. Penyakit Autoimun seperti Lupus, 
  2. Leukoplakia (iritasi kronis yang terjadi pada lidah),
  3. Penyakit pencernaan seperti penyakit radang usus (kolitis),
  4. Penyakit infeksi sekunder dari gigi atau gusi yang menyebar ke lidah,
  5. Kebersihan mulut yang tidak terjaga dengan baik,
  6. Jarang sikat gigi,
  7. Kurang berhati-hati dalam menyikat gigi sehingga melukai lidah,
  8. Lidah yang tergigit saat mengunyah makanan,
  9. Memakan makanan yang keras dan tajam sehingga melukai lidah,
  10. Efek samping minum obat tertentu, dan
  11. Kontak lidah dengan bahan penambal gigi.
Apa yang harus dilakukan jika mengalami sariawan di lidah?

Jika mengalami sariawan di lidah, maka Anda harus memperbaiki kebersihan mulut dengan cara rajin menyikat gigi dan berkumur-kumur dengan cairan khusus antiseptik untuk mulut. Saat mengalami sariawan di lidah tentu akan sangat nyeri untuk melakukan hal tersebut.
Namun, Anda tetap harus menyikat gigi dan berkumur dengan cairan antiseptik mulut agar sariawan di lidah cepat sembuh. 

Selain itu, Anda dapat minum obat anti nyeri untuk mengurangi ketidaknyamanan saat mengalami sariawan di lidah. Untuk mengkonsumsi obat antibiotik atau anti radang, Anda harus berkonsultasi dengan Dokter terlebih dahulu.

Berhati-hatilah saat makan, jangan sampai lidah tergigit. Dan hindarilah makan makanan yang pedas dan asam karena dapat lebih mengiritasi sariawan di lidah.

Jika memang sariawan di lidah tidak kunjung sembuh selama 3 minggu atau lebih, segeralah mengunjungi Dokter gigi Anda, untuk mendapatkan diagnosa yang pasti, sehingga Anda dapat segera mendapat pengobatan yang tepat.

Jangan abaikan sariawan di lidah, terutama jika sariawan di lidah menetap atau semakin parah setelah 3 minggu. Sariawan di lidah yang semakin parah bisa ditandai dengan sariawan di lidah yang makin lama makin membesar, membengkak, semakin nyeri dan memerah.

Inilah info penyakit sariawan di lidah.

Semoga bermanfaat.


You May Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah meninggalkan jejak. Untuk mendapatkan kunjungan balik, silakan gunakan Name/URL. Komentar akan dipublikasi setelah dimoderasi. Komentar berupa link aktif atau spam tidak akan muncul.

Recommended for You

loading...
Copyright 2017.Blog dr.Dini.All Right Reserved. Powered by Blogger.