Macam-Macam Gaya Bayi Menyusu

by - March 09, 2017

Blog dr.Dini - Menyusui bayi merupakan proses belajar antara ibu dan bayi, walaupun ibu pernah menyusui bayi sebelumnya, karena setiap bayi merupakan individu yang berbeda. Para pakar mengidentifikasi macam-macam gaya bayi menyusu.


gaya menyusu bayi, jenis bayi menyusu


Macam-macam gaya bayi menyusu adalah sbb.



1. Gaya bayi menyusu : Barracuda

Bila bayi didekatkan ke payudara, bayi akan sigap dan cepat mencekam puting susu dan menghisapnya dengan penuh semangat selama 10-20 menit. Kadang ibu merasa sakit pada puting susu karena isapan bayi yang terlalu kuat.

Bayi sering tersedak karena menyusu dengan terburu-buru.

Jika bayi Anda mempunyai gaya menyusu Barracuda, maka lebih baik ia disusui sebelum merasa lapar untuk menghindari bayi tersedak karena menyusu terlalu terburu-buru.

Gaya bayi menyusu yang terlalu terburu-buru menyebabkan banyaknya udara yang ikut masuk ke dalam lambung.

Gendong bayi Anda dalam posisi vertikal untuk mengeluarkan udara dengan cara bersendawa. Dengan cara bersendawa, bayi dapat terhindar dari kolik.


2. Gaya bayi menyusui : Menggebu namun tidak efektif

Bayi menyusu dengan menggebu dan aktif mengisap payudara, puting susu sering dicekam lalu terlepas. Pergerakan bayi yang sangat aktif membuat ia kurang tenang dalam menyusu sampai kenyang.

Jika gaya menyusu bayi Anda seperti ini, sebaiknya Anda menggendong bayi terlebih dahulu sebelum menyusui agar bayi tenang terlebih dahulu baru menyusu.


3. Gaya bayi menyusu : Ragu-Ragu

Bayi tidak menunjukkan minat pada kegiatan menyusu seolah-olah ia ragu terhadap kemampuannya untuk mengisap. Banyak ibu yang tergoda untuk memberikan susu formula, karena aliran susu yang lebih deras membuat bayi lebih tertarik untuk mengisap.

Jangan lakukan.

Jika produksi ASI Anda banyak dan lancar, sebaiknya berikan stimulasi pada bayi dengan belaian sebelum kegiatan menyusu. Jangan paksakan bayi untuk menyusu dengan cara yang kasar, ini hanya akan membuat bayi semakin enggan menyusu.

Berikan ASI perah dengan menggunakan sendok atau susuilah bayi sesering mungkin meskipun hanya sebentar sebentar.

Yakinlah, lambat laun bayi akan semakin beradaptasi dengan kegiatan menyusu dan makin lama makin pintar dalam menyusu. Jadi jangan putus asa jika gaya menyusu bayi Anda seperti ini.


4. Gaya menyusu bayi : Pengulum

Bayi bersikeras untuk mencicipi ASI terlebih dahulu dan mengecap-ngecapkan bibirnya sebelum mulai menyusu. Gaya menyusu bayi tipe pengulum memerlukan waktu yang relatif lama untuk memperoleh rasa kenyang.

Ibu harus sabar dan menyediakan waktu yang lebih panjang untuk bisa menyusui bayi tipe ini. Gunakan juga posisi menyusui yang nyaman agar ibu tidak terlalu kelelahan.

Misalnya, posisi menyusui sambil berbaring atau duduk dengan memangku bantal menyusui.

Jika ibu tidak sabar dan mendesak bayi untuk segera menyusu dengan cepat, maka bayi justru akan marah dan menangis. Bayi tipe ini perlu dibiarkan untuk mengulum selama beberapa menit, baru kemudian ia akan tenang, dan mulai menyusu dengan baik.

5. Gaya menyusu bayi : Pengaso

Bayi tipe ini lebih suka menyusu lalu beberapa menit kemudian beristirahat atau mengaso selama beberapa menit. Jangan salah artikan bayi yang berhenti menyusu sejenak dengan bayi yang tidak mau menyusu.

Berikanlah selalu ASI kapan pun bayi menginginkannya. Pemberian ASI akan berjalan dengan baik walaupun waktu yang diperlukan untuk menyusui bayi lebih lama.

Karena pemberian ASI pada bayi tipe ini berjalan lama, ibu perlu menyediakan waktu yang lebih panjang untuk menyusui bayi.

Bila bayi tertidur sebelum selesai menyusu, Anda dapat membangunkannya dengan lembut dengan cara menepuk-nepuk bokong atau punggung bayi secara perlahan.

jangan mengagetkannya karena bayi akan marah dan menangis.

Inilah artikel tentang Macam-Macam Gaya Bayi Menyusu. Terima kasih atas kunjungan Anda.

Jika Anda menyukai dan merasa bahwa artikel ini bermanfaat, Anda dapat berpartisipasi dalam pengembangan blog ini dengan cara klik tombol di bawah ini :

You May Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah meninggalkan jejak. Untuk mendapatkan kunjungan balik, silakan gunakan Name/URL. Komentar akan dipublikasi setelah dimoderasi. Komentar berupa link aktif atau spam tidak akan muncul.

Recommended for You

loading...
Copyright 2017.Blog dr.Dini.All Right Reserved. Powered by Blogger.