Perkembangan Fisik Janin Dalam Kandungan

by - January 15, 2017


janin, fetus, embrio

Blog dr.Dini - Perkembangan fisik janin dalam kandungan ibu terjadi sangat cepat sejak masih baru terjadi pembuahan sel telur ibu oleh sperma.

Penentuan jenis kelamin janin pun sudah mulai ditentukan saat ini.

Saat pembuahan terjadi, calon janin (hasil konsepsi/pembuahan) yang disebut zigot, akan mengalami pembelahan sel sampai akhirnya terbentuk janin dalam masa kehamilan 10 minggu.

Janin yang terbentuk ini dapat sempurna maupun tidak sempurna. Biasanya janin yang terbentuk tidak sempurna akan mengalami keguguran (abortus) yang sebagian besar disebabkan karena kelainan genetik.

Sebelum terbentuk janin, pada usia kehamilan di bawah 10 minggu, calon janin disebut embrio. Embrio ini akan berkembang sejak usia kehamilan 3 minggu. Namun hingga usia kehamilan 4 minggu, embrio atau calon janin ini belum dapat dilihat melalui pemeriksaan USG.

Jika dilakukan pemeriksaan USG pada usia kehamilan 4 minggu, hanya akan tampak kantong kehamilan berdiameter 1 cm, dan embrio justru belum kelihatan.

Pada usia kehamilan 6 minggu (dihitung dari hari pertama haid terakhir), sudah dapat terlihat denyut jantung secara USG, biasanya denyut jantung akan tampak lebih jelas jika diperiksa dengan USG trans vaginal (pemeriksaan USG melalui vagina).

Pada usia kehamilan 10 minggu, embrio disebut janin. Sampai 12 minggu, kehamilan yang dialami disebut trimester pertama.

Pada trimester pertama, keadaan janin masih sangat "lemah". Jika janin yang terbentuk tidak sempurna pada kehamilan trimester pertama ini, maka dapat terjadi keguguran sebelum usia kehamilan mencapai 20 minggu.

Selain kelainan genetik yang dapat menyebabkan perkembangan embrio tidak sempurna, faktor lingkungan seperti misalnya kekurangan nutrisi (biasanya kekurangan zat asam folat) dan zat racun/obat yang berbahaya bagi janin, juga dapat mengganggu perkembangan embrio ke tahap perkembangan selanjutnya.

Meskipun sebelum usia kehamilan 10 minggu, embrio belum disebut sebagai janin. Namun pada usia kehamilan tersebut sudah terjadi banyak perubahan/perkembangan fisik embrio yang sangat penting.

Inilah perkembangan fisik janin dalam kandungan.

1. Usia Kehamilan 6-12 Minggu

Perkembangan fisik janin dalam kandungan pada usia kehamilan 6 minggu, sudah terjadi pembentukan hidung, dagu, tonjolan patu, jantung, dan bakal jari-jari. Mata, alis, dan lidah akan terbentuk pada usia kehamilan 7 minggu.

Perkembangan fisik janin dalam kandungan pada usia kehamilan 8 minggu, embrio sudah terlihat berbentuk manusia, tulang sudah mulai terbentuk dan juga jenis kelamin, namun jenis kelamin ini belum bisa terlihat dan belum terbentuk sempurna. Peredaran darah melalui tali pusat sudah dimulai pada usia kehamilan ini.

Perkembangan fisik janin dalam kandungan pada usia kehamilan 9 minggu, besarnya kepala janin meliputi separuh besarnya janin, kelopak mata sudah mulai terbentuk namun baru bisa membuka saat usia kehamilan 28 minggu.

Fungsi saraf janin sudah dapat terlihat pada usia kehamilan 10 minggu yaitu janin dapat menekuk lututnya dan janin dapat bergerak.

Gerakan napas janin sudah bisa terlihat sejak kehamilan 12 minggu.

2. Usia Kehamilan 13-24 Minggu

Usia kehamilan 13-16 minggu merupakan permulaan trimester kedua kehamilan. Perkembangan fisik janin dalam kandungan pada usia kehamilan ini, janin baru berukuran 15 cm. Kulit janin masih tipis dan transparan. Janin sudah bergerak aktif. Sudah memproduksi feses dalam ususnya, menghisap, dan menelan air ketuban.

Jantung berdetak 120-150 kali per menit. Dan sudah mulai tumbuh rambut janin (lanugo) pada usia kehamilan ini.

Pada usia kehamilan 16 minggu, janin dapat mendengar suara ibunya karena rambat suara internal dalam tubuh lebih baik daripada rambat suara eksternal. 

Perkembangan fisik janin dalam kandungan pada usia kehamilan 17-24 minggu sudah terbentuk mata dan juga sidik jari. Janin sudah mempunyai refleks. Dan seluruh tubuh bayi diliputi oleh lemak (verniks kaseosa).

Pembentukan korpuskel ginjal sudah terjadi pada usia kehamilan 22 minggu namun pembentukan ginjal baru sempurna pada usia kehamilan 36 minggu. 

3. Usia Kehamilan 25-40 Minggu

Usia kehamilan 25-28 minggu disebut permulaan trimester ketiga kehamilan. Perkemabangan otak janin terjadi sangat cepat pada usia kehamilan ini.

Perkembangan fisik janin dalam kandungan pada usia 29-32 minggu, tulang terbentuk sempurna, gerakan nafas sudah teratur, dan suhu tubuh janin sudah relatif stabil.

Berat janin pada usia kehamilan 33-36 minggu adalah 1500-2500 gram.

Gerak napas bayi sudah teratur sebanyak 40-60 kali per menit pada usia kehamilan 34 minggu dan pada usia kehamilan 35 minggu, perkembangan paru janin telah matang dan jika dilahirkan pada usia kandungan ini, bayi dapat hidup tanpa kesulitan bernapas.

Sejak usia kehamilan 38 minggu ke atas bayi sudah siap untuk dilahirkan atau disebut aterm. Bayi akan meliputi seluruh rahim dan air ketuban sudah mulai berkurang.

Inilah informasi tentang Perkembangan Fisik Janin Dalam Kandungan. Semoga bisa bermanfaat.

*Sumber : Buku Kuliah Ilmu Kebidanan Sarwono Prawirohardjo, 2014












You May Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah meninggalkan jejak. Untuk mendapatkan kunjungan balik, silakan gunakan Name/URL. Komentar akan dipublikasi setelah dimoderasi. Komentar berupa link aktif atau spam tidak akan muncul.

Recommended for You

loading...
Copyright 2017.Blog dr.Dini.All Right Reserved. Powered by Blogger.