Salpingitis Penyebab Sulit Hamil

by - September 15, 2016


salpingitis, sulit hamil

Blog dr.Dini - Salpingitis penyebab sulit hamil karena salpingitis adalah peradangan pada saluran telur (tuba falopii) - saluran yang menghubungkan indung telur dengan rahim,  yang bisa menyebabkan perlengketan sehingga sel telur  tidak bisa melewati saluran telur dan tidak bisa bertemu dengan sperma. Akhirnya tidak terjadi pembuahan.

Salpingitis adalah salah satu penyakit yang paling banyak mengancam kesehatan reproduksi wanita dan menimbulkan infertilitas. Namun sayangnya, salpingitis sering tidak disadari wanita pada awal penyakit.

Biasanya wanita baru menyadari bahwa dirinya mengalami salpingitis setelah sekian lama gagal hamil atau telah terjadi penyebaran infeksi dari salpingitis itu sendiri sehingga menimbulkan berbagai gejala lain yang mengganggu seperti nyeri perut di kedua sisi bawah.

Definisi Salpingitis Penyebab Sulit Hamil


Salpingitis adalah bagian dari penyakit radang pelvis (panggul) yang biasanya disebabkan oleh kuman. Kuman penyebab salpingitis ini adalah Gonorrhea, Chlamydia, Streptococcus, Staphylococcus, Mycoplasma, bahkan kuman Tuberculosis atau TBC.

Salpingitis ini bisa bersifat akut di mana saluran telur (tuba falopii) membengkak, merah, dan bernanah, bahkan sering terjadi pecah tuba falopii atau disebut juga ruptura tuba falopii karena terjadi perlengketan antara dinding tuba falopii yang bernanah tadi.

Pada salpingitis akut, pecahnya tuba falopii ini bisa sangat fatal bila tidak ditangani secara cepat. Biasanya kasus pecah tuba falopii ini ditengani dengan prosedur bedah laparotomi karena kemungkinan akibat pecahnya tuba falopii, nanah bisa tersebar ke seluruh rongga perut.

Jika pada salpingitis akut tidak sampai terjadi pecah tuba falopii dan salpingitis akut tidak ditangani dengan pengobatan yang tepat, maka salpingitis bisa saja berlanjut ke penyakit salpingitis kronis.

Bila salpingitis kronis tidak benar-benar diobati secara tepat maka infeksinya dapat meluas bahkan sampai ke seluruh rahim. Jika benar terjadi infeksi meluas sampai ke rahim, maka tindakan histerektomi atau pengangkatan rahim bisa saja perlu dilakukan.

Gejala Salpingitis Penyebab Sulit Hamil


Gejala salpingitis ini bisa berupa nyeri pada perut bagian bawah sisi kanan dan kiri yang semakin lama semakin sering dirasakan dan semakin hebat bahkan cenderung menetap.

Nyeri tersebut bisa menyebar sehingga wanita bisa merasakan nyeri bahu, nyeri punggung, dan nyeri pinggang.

Gejala lainnya berupa sering buang air kecil, mual, muntah, demam, menggigil, nyeri haid (dismenorea), nyeri ketika berhubungan dengan suami (dispareneu), keputihan, darah haid menjadi banyak dan lama (polimenorea), sampai terjadi perdarahan dari vagina.

Komplikasi Salpingitis Penyebab Sulit Hamil


Gangguan akibat salpingitis ini bisa menimbulkan berbagai komplikasi, di antaranya adalah sbb :

1. INFEKSI MELUAS

Infeksi salpingitis ini dapat menyebar luas ke area di sekitar tuba falopii misalnya rahim dan indung telur (ovarium),  atau bahkan ke organ yang lebih luas lagi dalam perut, jika tidak segera mendapatkan pengobatan yang tepat.

2. KEHAMILAN DI LUAR KANDUNGAN

Pada perlengketan tuba falopii yang tidak sempurna, dapat terjadi kehamilan di luar kandungan, di mana saat sperma bisa melewati tuba falopii yang membengkak dan kemudian membuahi sel telur, namun hasil pembuahan (embrio) tidak bisa melewati tuba falopii yang menyempit akibat pembengkakan.

Akhirnya kehamilan terjadi dalam tuba falopii dan bukan dalam rahim karena embrio gagal melewati tuba falopii yang menyempit akibat pembengkakan tadi. Kehamilan di luar kandungan ini disebut juga kehamilan ektopik.

Kehamilan ektopik yang tidak diketahui secara dini bisa menyebabkan pecah tuba falopii dan memerlukan penanganan operasi pembedahan.

3. PERLENGKETAN TUBA FALOPII PERMANEN

Pada salpingitis kronis yang berhasil disembuhkan tanpa operasi sekalipun dapat meninggalkan bekas parut (fibrosis) pada tuba falopii yang pernah mengalami infeksi salpingitis, di mana perlengketan yang terjadi sudah bersifat permanen, dan menimbulkan gangguan fertilitas.

4. PENULARAN INFEKSI

Salpingitis dapat berisiko menularkan infeksi pada suami. Karena penyebabnya bakteri, maka bakteri ini bisa menular pada suami ketika berhubungan intim. Kebanyakan penyebab salpingitis ini adalah bakteri Mycoplasma, Staphylococcus,dan Streptococcus.

Karena itu, jika Anda mengalami salpingitis, tidak ada salahnya suami juga ikut diperiksa untuk mengetahui apakah infeksinya sampai menular atau tidak.


Pengobatan Salpingitis Penyebab Sulit Hamil


Bila Anda merasakan gejala-gejala seperti di atas, sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan Dokter Spesialis ObGyn agar Anda bisa secepatnya mendapat pengobatan yang tepat untuk menghindari kerusakan tuba falopii lebih lanjut seperti perlengketan atau pecahnya tuba falopii.

Jika sudah didiagnosis mengalami salpingitis, biasanya Dokter Spesialis ObGyn akan memberikan pengobatan berupa antibiotik yang harus Anda konsumsi secara rutin dalam jangka waktu tertentu.

Jika salpingitis ini ditemukan sejak awal penyakit, maka pengobatan antibiotika dapat mencapai keberhasilan kesembuhan sebanyak 85%.

Pengobatan salpingitis ini juga terkadang membutuhkan rawat inap jika gejala nyeri perut sangat hebat. Biasanya pengobatan rawat inap memiliki fokus pada pemberian antibiotika melalui pembuluh darah (intravena) lewat jalur infus.

Pembedahan akibat salpingitis dilakukan jika metoda pengobatan di atas tidak berhasil karena infeksi salpingitis sudah meluas lebih jauh.

Jika tuba falopii dan rahim dapat diselamatkan dengan baik, maka Anda masih memiliki kemungkinan untuk bisa hamil kembali setelah terapi pembedahan akibat salpingitis ini selesai.

Namun, jika pembedahan yang dilakukan adalah histerektomi akibat infeksi salpingitis yang sudah menyebar ke rahim secara luas, maka sudah tidak mungkin untuk bisa hamil kembali, karena rahim tempat menopang janin sudah diangkat.

Pada operasi pembedahan pecah tuba falopii, kemungkinan hamil masih bisa terjadi dengan cara melakukan program bayi tabung atau yang disebut IVF (In Vitro Fertilisation).

Salpingitis sangat berbahaya, oleh karena itu kita tidak boleh mengabaikan berbagai gejala yang berkaitan dengan organ reproduksi kita seperti keputihan, nyeri haid, haid bertambah banyak, dan nyeri saat berhubungan dengan suami.


Sebaiknya kita senantiasa merawat organ reproduksi agar terhindar dari berbagai penyakit berbahaya yang menyerang organ reproduksi kita seperti salpingitis.

Inilah bahasan tentang Salpingitis Penyebab Sulit Hamil. Semoga bermanfaat.



You May Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah meninggalkan jejak. Untuk mendapatkan kunjungan balik, silakan gunakan Name/URL. Komentar akan dipublikasi setelah dimoderasi. Komentar berupa link aktif atau spam tidak akan muncul.

Recommended for You

loading...
Copyright 2017.Blog dr.Dini.All Right Reserved. Powered by Blogger.