Gejala Penyakit Batu Saluran Kemih Sesuai Lokasi

by - June 07, 2016

Blog dr.Dini - Penyakit batu saluran kemih dapat memberikan gejala yang berbeda sesuai lokasi di mana terdapat batu tersebut. Batu saluran kemih bisa terdapat pada ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra.

penyakit batu, batu ginjal, batu ureter, batu kandung kemih, batu uretra

Faktor penyebab pembentukan batu saluran kemih terdiri dari 3 faktor di bawah ini, di mana jika terdapat lebih dari satu faktor saja bisa menimbulkan penyakit batu.

Faktor penyebab pembentukan batu saluran kemih adalah :

1. Hiperkalsiuria

Penyakit batu saluran kemih bisa disebabkan oleh hiperkalsiuria.

Hiperkalsiuria adalah keadaan di mana kadar kalsium dalam urin berlebihan. Hiperkalsiuria dapat disebabkan oleh gangguan metabolisme tubuh yang membuat usus menyerap kalsium lebih banyak akibatnya pembuangan kalsium melalui urin juga berlebihan.

Hiperkalsiuria dapat terjadi akibat pengaruh vitamin D yang kadarnya berlebihan dalam tubuh (misalnya karena minum suplemen vitamin D yang berlebihan), penyakit hormon hiperparatiroid, atau bahkan karena adanya kebocoran pada ginjal (penurunan fungsi ginjal).

Hiperkalsiuria juga bisa disebabkan oleh asupan kalsium yang berlebihan misalnya akibat terlalu banyak minum susu atau konsumsi keju.

2. Hiperoksaluria

Penyakit batu saluran kemih bisa disebabkan oleh hiperoksaluria.

Hiperoksaluria adalah keadaan di mana kadar asam oksalat dalam urin berlebihan. Hiperoksaluria ini penting diketahui oleh Anda yang sering mengkonsumsi vitamin C dosis tinggi dalam waktu pemakaian yang lama.

Mengingat pemakaian vitamin C dosis tinggi baik berupa injeksi vitamin C atau bentuk tablet vitamin C dapat menyebabkan terjadinya hiperoksaluria yang merupakan faktor penyebab penyakit batu saluran kemih.

Hiperoksaluria juga dapat disebabkan oleh pemakaian obat bius.

3. Hiperurisemia

Penyakit batu saluran kemih bisa disebabkan oleh hiperurisemia.

Hiperurisemia adalah keadaan di mana kadar asam urat dalam urin berlebihan. Hiperurisemia ini paling banyak disebabkan karena makanan yang banyak mengandung purin penyebab penyakit Gout.

Hiperurisemia juga bisa disebabkan akibat pengobatan kemoterapi pada penderita kanker, dehidrasi kronis, dan beberapa obat-obatan diuretik dan obat anti nyeri.

Hiperkalsiuria, hiperoksaluria, dan hiperurisemia menyebabkan urin menjadi lebih pekat dan lebih jenuh (hipersaturasi) . Dalam keadaan hipersaturasi, batu saluran kemih menjadi lebih mudah terbentuk.

Gejala Penyakit Batu Saluran Kemih Sesuai Lokasi

Penyakit batu saluran kemih bisa memiliki gejala yang khas sesuai dengan lokasi batu berada. Batu saluran kemih bisa terjadi di ginjal (batu ginjal), ureter (batu ureter), kandung kemih (batu buli-buli), dan uretra (batu uretra).

Inilah gejala penyakit batu saluran kemih sesuai lokasi di ginjal ;

1. PINGGANG PEGAL

Penyakit batu ginjal dapat memberikan gejala sakit pinggang.

Sakit pada pinggang berupa rasa pegal sampai kolik. Rasa pegal pada ginjal adalah akibat peregangan kapsul ginjal yang terisi batu. Sakit pinggang yang dirasakan bersifat hilang timbul.

2. KENCING DARAH

Penyakit batu ginjal dapat memberikan gejala kencing darah.

Kencing darah (hematuria) yang dapat terlihat dengan kasat mata hanya 5-10 % saja, sedangkan pada pemeriksaan mikroskop, kencing darah pada batu ginjal terjadi sebanyak 90%.

3. INFEKSI

Penyakit batu ginjal bisa menyebabkan infeksi.

Batu ginjal yang tidak segera mendapat penanganan dapat menyebabkan infeksi dengan gejala demam, menggigil, dan apatis.

4. ILEUS PARALITIK

Penyakit batu ginjal dapat menyebabkan keadaan lain, misalnya ileus paralitik. Ileus paralitik membuat seseorang sulit untuk buang air besar atau buang gas. Ileus paralitik akan menyebabkan seseorang menjadi kembung, mual, dan muntah.

5. HIDRONEFROSIS

Penyakit batu ginjal bisa menyebabkan hidronefrosis.

Bila batu yang terletak di ginjal menghalangi aliran urine maka akan terjadi penumpukan urin di ginjal yang disebut hidronefrosis. Jika hidronefrosis sudah terjadi, maka akan teraba benjolan di pinggang.

Gejala penyakit batu saluran kemih sesuai lokasi di ureter adalah sbb ;

1. SAKIT MENDADAK

Penyakit batu ureter dapat menimbulkan rasa sakit mendadak.

Rasa sakit yang dirasakan lebih nyeri dibandingkan dengan batu ginjal. Nyeri yang timbul bersifat hilang timbul sesuai lokasi batu yang sedang melewati saluran ureter yang sempit.

Sakit akan mendadak timbul ketika batu bergerak di saluran ureter yang sempit apalagi jika batu yang terbentuk sangat besar sehingga bisa melukai ureter bahkan menyebabkan ureter menjadi pecah (ruptur).

Rasa sakit mendadak yang dirasakan bisa menjalar ke perut bagian bawah bahkan sampai ke sela paha. Sementara saat batu diam di dalam ureter, gejala yang muncul hanya berupa rasa pegal pada pinggang.

2. NYERI KETOK PADA PINGGANG

Penyakit batu saluran kemih di ureter dapat menimbulkan nyeri ketok pada pinggang.

Pada saat keluhan batu ureter terjadi, yaitu ketika batu sedang bergerak di dalam ureter yang sempit, biasanya terdapat nyeri bila pinggang diketuk oleh jari pemeriksa.

Seseorang juga bisa sangat gelisah akibat nyeri yang ditimbulkan batu ureter ini.

3. NYERI PADA ALAT KELAMIN LUAR

Penyakit batu ureter dapat menimbulkan rasa nyeri pada alat kelamin luar.

Batu ureter juga bisa menyebabkan nyeri pada alat kelamin luar, misalnya nyeri pada skrotum pada laki-laki dan nyeri vulva pada wanita.

Gejala penyakit batu saluran kemih di kandung kemih :

1. BUANG AIR KECIL TIBA-TIBA TERSENDAT

Penyakit batu kandung kemih bisa menimbulkan buang air kecil tiba-tiba tersendat.

Gejala penyakit kandung kemih yang sangat khas adalah ketika seseorang sedang buang air kecil dengan lancar lalu tiba-tiba tersendat dan terasa sangat nyeri sekali.

Hal ini disebabkan karena kandung kemih adalah area yang cukup luas bagi batu sehingga batu bisa berpindah-pindah atau melayang-layang dalam kandung kemih. Dan, ketika batu menyumbat saluran kemih menuju ke saluran uretra, baru aktivitas berkemih menjadi tersendat dan menimbulkan nyeri.

Biasanya ketika seseorang merubah posisi buang air kecilnya, pengeluaran urin akan lancar kembali. Pada anak-anak, hal ini bisa membuatnya menangis sampai berguling-guling.

2. INFEKSI (SISTITIS)

Penyakit batu kandung kemih dapat menyebabkan terjadinya infeksi kandung kemih atau sistitis.

Seringkali infeksi kandung kemih atau sistitis merupakan tanda awal dari penyakit batu kandung kemih. Gejala sistitis adalah kencing darah yang samar-samar, nyeri tekan perut bagian bawah (bawah pusar), disertai dengan anyang-anyangan (polakisuria).

3. TERABA BENJOLAN DI AREA BAWAH PUSAR

Penyakit batu kandung kemih dapat menimbulkan terabanya benjolan di area bawah pusar.

Benjolan yang teraba ini adalah urin yang terjebak dalam kandung kemih. Urin tidak bisa keluar karena terhalang oleh batu.

Gejala penyakit batu saluran kemih di uretra :

1. NYERI HEBAT

Penyakit batu uretra dapat menimbulkan rasa nyeri yang hebat.

Nyeri yang hebat dapat terjadi pada penyakit batu uretra karena saluran uretra juga sempit. Ruang yang sempit jika dilalui oleh batu apalagi jika ukurannya lebih besar dari saluran uretra, akan menimbulkan nyeri yang hebat.

2. TIDAK BISA BERKEMIH

Penyakit batu uretra dapat menyebabkan seseorang tidak bisa berkemih.

Saat batu besar tersumbat di saluran uretra maka urin tidak dapat keluar dan akhirnya seseorang tersebut tidak bisa berkemih. Akibatnya akan terjadi penumpukan urin di saluran kemih, yaitu di kandung kemih, ureter, bahkan sampai ke ginjal.

Semakin lama, batu uretra akan menyebabkan pembengkakan ginjal akibat penumpukan urin yang disebut hidronefrosis.

Oleh karena itu, jika gejala tidak bisa berkemih ini muncul, sebaiknya segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Demikianlah, gejala penyakit batu saluran kemih sesuai lokasi seperti gejala penyakit batu ginjal, penyakit batu ureter, penyakit batu kandung kemih, dan penyakit batu uretra. 

Semoga bermanfaat.

You May Also Like

2 komentar

  1. Masalah Kandung Kemih

    Kandung kemih terlalu aktif adalah Masalah kandung kemih yang menyebabkan dorongan tiba-tiba untuk buang air kecil. Dorongan mungkin sulit untuk berhenti, dan kandung kemih yang terlalu aktif dapat menyebabkan keluarnya urin tanpa disengaja (inkontinensia).

    Gejala
    • Penyakit
    • Cedera
    • Cacat bawaan pada otak, medula spinalis atau saraf yang menuju ke kandung kemih, saraf yang keluar dari kandung kemih maupun keduanya.
    Suatu kandung kemih neurogenik bisa kurang aktif, dimana kandung kemih tidak mampu berkontraksi dan tidak mampu menjalankan pengosongan kandung kemih dengan baik; atau menjadi terlalu aktif (spastik) dan melakukan pengosongan berdasarkan refleks yang tak terkendali.

    Kandung kemih yang kurang aktif biasanya terjadi akibat gangguan pada saraf lokal yang mempersarafi kandung kemih. Penyebab tersering adalah cacat bawaan pada medula spinalis (misalnya spina bifida atau mielomeningokel).

    Suatu kandung kemih yang terlalu aktif biasanya terjadi akibat adanya gangguan pada pengendalian kandung kemih yang normal oleh medula spinalis dan otak. Penyebabnya adalah cedera atau suatu penyakit, misalnya sklerosis multipel pada medula spinalis yang juga menyebabkan kelumpuhan tungkai (paraplegia) atau kelumpuhan tungkai dan lengan (kuadripelegia). Cedera ini seringkali pada awalnya menyebabkan kandung kemih menjadi kaku selama beberapa hari, minggu atau bulan (fase syok). Selanjutnya kandung kemih menjadi overaktif dan melakukan pengosongan yang tak terkendali.

    Penyebab
    Gejalanya bervariasi berdasarkan apakah kandung kemih menjadi kurang aktif atau overaktif. Suatu kandung kemih yang kurang aktif biasanya tidak kosong dan meregang sampai menjadi sangat besar. Pembesaran ini biasanya tidak menimbulkan nyeri karena peregangan terjadi secara perlahan dan karena kandung kemih memiliki sedikit saraf atau tidak memiliki saraf lokal.

    Pada beberapa kasus, kandung kemih tetap besar tetapi secara terus-menerus menyebabkan kebocoran sejumlah air kemih. Sering terjadi infeksi kandung kemih karena sisa air kemih di dalam kandung kemih memungkinkan pertumbuhan bakteri. Bisa terbentuk batu kandung kemih, terutama pada penderita yang mengalami infeksi kandung kemih menahun yang memerlukan bantuan kateter terus-menerus. Gejala dari infeksi kandung kemih bervariasi, tergantung kepada jumlah saraf yang masih berfungsi.

    Jika anda terkena penyakit ini solusi terbaik adalah pengobatan secepatnya, obati segera penyakit anda dengan Kinik Apollo Spesialis Kelamin Jakarta yang sudah sejak tahun 2015 untuk mengobati Andrologi dan Ginekologi.
    Apabila anda mempunyai akibat masalah kandung kemih diatas, sebaiknya anda segera untuk melakukan pengobatan sebelum penyakit anda derita akan semakin memperparah kondisi tubuh anda. Demikian sedikit penjelasan masalah kandung kemih, apabila infeksi tersebut menyerang anda, segera diobati, pengobatan Klinik Apollo spesialis kelamin yang sudah terbukti khasiatnya menyembuhkan pasien berbagai penyakit kelamin Andrologi dan Ginekologi.

    Untuk informasi lebih lanjut dan silahkan konsultasi langsung dengan “ DOKTER ONLINE GRATIS “ 021-62303060 / 0813-1518-6262

    buka link di bawah ini :
    https://helodokter.com

    ReplyDelete

Terima kasih sudah meninggalkan jejak. Untuk mendapatkan kunjungan balik, silakan gunakan Name/URL. Komentar akan dipublikasi setelah dimoderasi. Komentar berupa link aktif atau spam tidak akan muncul.

Recommended for You

loading...
Copyright 2017.Blog dr.Dini.All Right Reserved. Powered by Blogger.