Hambatan Dalam Inisiasi Menyusui Dini

by - May 24, 2016



Blog dr.Dini - Inisiasi menyusui dini dapat berhasil saat semua pihak yang akan terlihat di dalamnya ikut mendukung, misalnya pihak  ibu yang melahirkan, bayi, keluarga, dan penolong persalinan.

Hambatan dalam inisiasi menyusui dini sebenarnya ada dalam mind set sebagian atau semua pihak yang akhirnya mind set tersebut benar-benar menyebabkan tahap inisiasi menyusui dini ini benar-benar gagal dilakukan.

Saat kondisi ibu dan bayi sehat dan tidak ada masalah serius saat persalinan, harusnya inisiasi menyusui dini ini dapat dilakukan tanpa hambatan.


Hambatan dalam inisiasi menyusui dini yang sebenarnya hanya berupa sudut pandang atau mind set seseorang adalah sebagai berikut.

1. BAYI KEDINGINAN

Pendapat bayi kedinginan ini dapat menjadi hambatan dalam inisiasi menyusui dini. Padahal, pendapat tersebut tidak sepenuhnya benar.

Berdasarkan hasil penelitian Dr.Niels Bergman tahun 2005, ditemukan bahwa suhu dada ibu yang melahirkan akan menjadi 1 derajat celcius lebih panas dibandingkan dengan suhu dada ibu yang tidak melahirkan.

Dan, jika seandainya bayi yang diletakkan di dada ibu merasa kepanasan, maka suhu dada ibu akan menyesuaikan kebutuhan panas bayi, yaitu suhu dada ibu menjadi turun 1 derajat celcius.

Pada keadaan bayi yang kedinginan, suhu dada ibu yang baru melahirkan akan meningkat sebanyak 2 derajat celcius untuk menghangatkan bayi.

Sampai saat ini, belum ada alat mahal dan canggih sekalipun yang dapat bekerja untuk menyesuaikan suhu dengan kebutuhan panas bayi selain suhu dada ibu yang baru melahirkan.

2. PENOLONG PERSALINAN HANYA SATU ORANG

Seandainya Anda memilih tempat persalinan di rumah bersalin di mana penolong persalinan hanya satu orang, maka hal itu bukan hambatan dalam inisiasi menyusui dini.

Saat penolong persalinan sedang menyelesaikan proses persalinan Anda yang belum sepenuhnya rampung, Anda dan bayi bisa terus melakukan aktivitas inisiasi menyusui dini.

Bayi akan mencoba merangkak mencari sumber ASI sementara pihak keluarga yang menunggu Anda bisa ikut menjaga bayi sambil terus memberi motivasi untuk Anda.

Di sinilah peran penting keluarga dalam mendukung keberhasilan inisiasi menyusui dini.

3. IBU TERLALU LELAH

Setelah melahirkan, Anda akan merasa lelah, dan itu manusiawi. Kecuali jika terdapat penyulit proses persalinan baik Anda maupun bayi, maka inisiasi menyusui dini ini dapat tetap dilakukan segera setelah Anda melahirkan meskipun Anda merasa lelah.

Jangan lewatkan 1 jam pertama inisiasi menyusui dini untuk kelangsungan hidup bayi. Sangat disayangkan tahap inisiasi menyusui dini ini dilewatkan hanya karena Anda merasa kelelahan.

Saat proses inisiasi menyusui dini ini dilakukan, maka kontak dari kulit bayi ke kulit ibu saja akan menstimulasi produksi hormon oksitosin yang bisa menimbulkan ;
  1. perasaan bahagia, 
  2. menguatkan kontraksi rahim sehingga masa nifas segera pulih, dan 
  3. meningkatkan ambang nyeri sehingga rasa nyeri yang dirasakan Anda akibat bersalin akan segera mereda sampai hilang.
4. IBU HARUS DIJAHIT

Tidak mengapa saat ibu harus dijahit, karena inisiasi menyusui dini dilakukan di dada ibu, sedangkan proses penjahitan jalan lahir dilakukan di bagian bawah.

5. KOLOSTRUM TIDAK KELUAR

Saat bayi berusaha untuk menghisap, secara alamiah, kolostrum akan keluar meskipun sedikit. Kolostrum pertama ini cukup dijadikan makanan pertama bayi ketika baru dilahirkan.

Kolostrum sangat bermanfaat untuk tumbuh kembang bayi. Selain untuk meningkatkan kekebalan tubuh bayi (imunisasi pertama bayi) dan mengurangi penyakit kuning pada bayi (ikterus), kolostrum akan mematangkan dinding usus bayi yang masih muda.

6. BAYI KURANG SIAGA

Pendapat ini tidaklah benar. Justru dalam 1-2 jam setelah dilahirkan, bayi dalam keadaan sangat siaga dan siap melakukan inisiasi menyusui dini. Setelah ini, bayi akan tidur dalam waktu yang lama.

Jika bayi mengantuk akibat beberapa obat yang mungkin dikonsumsi ibu sebelumnya, maka tetaplah melakukan kontak kulit ke kulit yang akan menimbulkan ikatan antara ibu dan bayi.

7. BAYI HARUS SEGERA DIBERSIHKAN

Segera setelah dilahirkan, bayi hanya dikeringkan saja, dirawat tali pusatnya, untuk kemudian dapat langsung melakukan proses inisiasi menyusui dini.

Biarkan verniks (lapisan lemak di kulit bayi) itu meresap untuk melunakkan kulit bayi dan melindungi kulit bayi. Bayi tidak harus segera dimandikan agar bayi tidak terlalu cepat kehilangan panas tubuhnya.

Hambatan yang terpikir dalam mind set seseorang justru akan benar-benar menjadi hambatan bagi setiap hal yang sebetulnya bisa dilakukan, termasuk dalam hal inisiasi menyusui dini.

Mari,  kita motivasi diri kita untuk melakukan inisiasi menyusui dini demi tercapainya ASI eksklusif untuk bayi kita.

Inilah artikel tentang Hambatan Dalam Inisiasi Menyusui Dini. Terima kasih atas kunjungan Anda.

Jika Anda menyukai dan merasa bahwa artikel ini bermanfaat, Anda dapat berpartisipasi dalam pengembangan blog ini dengan cara klik tombol di bawah ini :

You May Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah meninggalkan jejak. Untuk mendapatkan kunjungan balik, silakan gunakan Name/URL. Komentar akan dipublikasi setelah dimoderasi. Komentar berupa link aktif atau spam tidak akan muncul.

Recommended for You

loading...
Copyright 2017.Blog dr.Dini.All Right Reserved. Powered by Blogger.