Cegah Polio Dengan Imunisasi

by - May 11, 2016

imunisasi polio, polio

Web Bunda - Beberapa minggu yang lalu sewaktu saya berjalan-jalan di salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Surabaya, saya dihampiri oleh petugas polio yang ingin memberikan imunisasi polio gratis untuk anak-anak. Hal ini menginspirasi Saya untuk mengulas kembali mengenai imunisasi polio ini.

Bunda, imunisasi polio biasanya sudah diberikan sejak bayi baru dilahirkan, untuk selanjutnya diberikan lagi imunisasi polio pada usia 2 bulan, 4 bulan, 6 bulan, 18 bulan, dan 5 tahun.

Imunisasi polio bertujuan untuk mencegah penyakit polio yang disebabkan oleh virus polio.
Mengapa diperlukan imunisasi polio?

Karena penyakit polio ini sangat menular dan jika sudah terserang polio maka efek kelumpuhannya tidak bisa disembuhkan.

Virus polio dapat menyerang seluruh bagian tubuh termasuk sistem saraf dan otot yang dalam hitungan jam dapat menyebabkan kelumpuhan dan kelemahan otot yang bersifat menetap seumur hidup.

Meski terlihat sangat mudah untuk mendapatkan vaksin polio gratis dan cara pemberiannya pun cukup mudah yaitu diteteskan ke dalam mulut anak-anak, namun faktanya masih banyak kita jumpai anak-anak yang mengalami kelumpuhan akibat virus polio.

Virus polio ini dapat masuk melalui hidung dan mulut kemudian virus polio berkembang biak dalam saluran pencernaan dan saluran pernapasan (tenggorokan). Selain itu, virus polio dapat memasuki sirkulasi/peredaran darah lalu mempengaruhi sistem saraf pusat yang akhirnya mengakibatkan kelumpuhan.

Mengetahui cara masuknya virus polio ini jelas sekali bahwa penyakit polio berkaitan erat dengan masalah kebersihan. Mulai dari kebersihan makanan, udara, dan lingkungan.

Penyakit polio juga dapat ditularkan melalui percikan ludah (biasanya saat bersin, batuk, dan berbicara), dan kotoran/tinja dari penderita polio.

Virus polio bisa saja terdapat dalam makanan yang kurang bersih dan air minum yang tidak dimasak dengan sempurna, misalnya memasak air mentah tidak sampai mendidih (100 derajat celcius).

Dalam makanan mentah bisa saja mengandung virus polio yang didapatkan dari lingkungan tempat makanan tersebut berasal. Makanan mentah tersebut jika ditempatkan dalam kulkas atau di dalam freezer masih tetap mengandung virus polio hidup.

Virus polio dapat bertahan hidup dalam suhu yang dingin bahkan sampai bertahun-tahun. Sebaliknya virus polio dapat mati dengan segera pada suhu yang panas. Karena itu, sebaiknya kita mengolah makanan sampai makanan tersebut benar-benar matang,ya, Bunda.

Namun, saya yakin beberapa dari kita ada yang suka makanan lalapan seperti Saya. Bagaimana jika sayuran mentah tersebut terinfeksi virus polio?


Jika kita pernah diimunisasi polio, dengan imunisasi polio lengkap hingga usia 5 tahun, maka kekebalan tubuh yang didapat untuk melawan virus polio ini akan bertahan seumur hidup, meskipun pada beberapa keadaan, masih bisa terserang penyakit polio meski telah diimunisasi.

Mengapa setelah diimunisasi polio masih ada kemungkinan terserang polio juga?

Jawabannya bertumpu pada pertanyaan apakah imunisasi polio yang diberikan sudah lengkap sampai umur 5 tahun atau tidak.

Vaksin polio akan memberikan kekebalan tubuh anak-anak terhadap penyakit polio dalam beberapa tahun saja, itu sebabnya imunisasi polio perlu diulang, hingga usia anak-anak 5 tahun.

Jika memang anak sudah mendapatkan imunisasi polio lengkap hingga usia 5 tahun lalu masih terserang polio juga, hal itu disebabkan karena proses kekebalan tubuh terhadap virus polio tidak terbentuk dengan sempurna akibat daya tahan tubuh anak yang lemah, kurang gizi, atau bahkan karena vaksin polionya sudah lemah dan tidak poten lagi.

Vaksin polio yang sudah lemah dan tidak poten ini terkait dengan proses penyimpanan, distribusi dan transportasinya.

Meski demikian, lebih baik mencoba untuk mencegah penyakit polio ini dengan imunisasi, ya kan, Bunda?

Semoga bermanfaat ya dan salam sehat selalu.

You May Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah meninggalkan jejak. Untuk mendapatkan kunjungan balik, silakan gunakan Name/URL. Komentar akan dipublikasi setelah dimoderasi. Komentar berupa link aktif atau spam tidak akan muncul.

Recommended for You

loading...
Copyright 2017.Blog dr.Dini.All Right Reserved. Powered by Blogger.