Tugas Ginjal Dalam Tubuh

by - April 15, 2016

Blog dr.Dini - Ginjal adalah organ yang sangat penting dalam mempertahankan kestabilan lingkungan tubuh kita. Ginjal, sepasang organ berukuran kecil, yang banyak bekerja menjalankan berbagai fungsi. Mengingat ini, kita patut menyayangi ginjal kita ya, Bunda.

Inilah berbagai fungsi ginjal.


1. Fungsi regulasi Ginjal
    1. Mengatur keseimbangan cairan tubuh, elektrolit, dan asam basa dengan cara filtrasi darah (penyaringan darah), 
    2. Reabsorpsi selektif air, elektrolit, dan non elektrolit (penyerapan kembali),dan 
    3. Mengekskresi (mengeluarkan) kelebihannya sebagai urin. 
      2. Fungsi Ekskresi Ginjal
      1. Mengeluarkan produk sisa metabolisme misalnya urea, kreatinin, asam urat, dan zat kimia lainnya yang dirasa asing bagi tubuh,
      2. Ginjal mempertahankan osmolalitas plasma sekitar 285 mOsmol dengan mengubah-ubah pengeluaran air,
      3. Mempertahankan volume cairan ekstraseluler (di luar sel) dan tekanan darah dengan mengubah-ubah ekskresi Natrium,
      4. Mempertahankan konsentrasi plasma darah masing-masing elektrolit individu dalam rentang normal
      5. Mempertahankan PH plasma 7,4 dengan mengeluarkan kelebihan ion H+ dan membentuk kembali HCO-3,
      6. Bekerja sebagai jalur ekskretori untuk sebagian besar obat. 
      3. Fungsi Endokrin Ginjal
      • Mensintesis dan mengaktifkan hormon :
      1. Renin : penting dalam pengaturan tekanan darah,
      2. Eritropoetin : merangsang produksi sel darah merah oleh sumsum tulang,
      3. 1,25-dihidroksi vitamin D3 : hidroksilasi akhir vitamin D3 menjadi bentuk yang paling kuat,
      4. Prostaglandin : sebagian besar adalah vasodilator (untuk melebarkan pembuluh darah), bekerja secara lokal, dan melindungi dari kerusakan ginjal iskemia,
      5. Degradasi hormon polipeptida,
      6. Insulin, Glukagon, Parathormon, prolaktin, hormon pertumbuhan, ADH, dan hormon gastrointestinal (pencernaan) seperti gastrin, polipeptida intestinal (usus) vasoaktif (VIP).
      Kegagalan Ginjal dalam menjalankan fungsi-fungsi vital ini dapat menimbulkan keadaan yang disebut UREMIA atau penyakit ginjal stadium akhir (End Stage Renal Disease).

      Penanganan penyakit ginjal stadium akhir ini, atau biasa disebut gagal ginjal, berupa dialisis (cuci darah) dan transplantasi ginjal.

      Semoga bermanfaat ya, Bunda.
        

      You May Also Like

      0 komentar

      Terima kasih sudah meninggalkan jejak. Untuk mendapatkan kunjungan balik, silakan gunakan Name/URL. Komentar akan dipublikasi setelah dimoderasi. Komentar berupa link aktif atau spam tidak akan muncul.

      Recommended for You

      loading...
      Copyright 2017.Blog dr.Dini.All Right Reserved. Powered by Blogger.