Tips Mengatasi Varises

by - April 10, 2016

varises

Web Bunda - Bunda, Varises merupakan suatu keadaan yang diakibatkan oleh pelebaran pembuluh darah balik (dilatasi vena) yang biasanya terjadi pada kaki, tungkai bawah, dan tungkai atas (paha). 

Varises dapat terjadi karena genetik (keturunan), obesitas, kehamilan, dan usia lanjut. Wanita lebih banyak mengalami varises daripada pria. 


Pada bunda hamil terjadinya varises ini akibat peningkatan hormon estrogen dan progesteron, yang menyebabkan terjadinya vasodilatasi (pelebaran pembuluh darah).  

Setelah melahirkan perubahan tubuh selama kehamilan akan berangsur-angsur kembali normal termasuk pembuluh darah yang melebar tadi.
Itulah mengapa kita harus senantiasa meluruskan kaki, tidak melipatnya, sehingga pembuluh darah yang melebar tersebut dapat mengalirkan darah dengan lancar, agar timbulnya varises ini dapat dihindari, terutama setelah melahirkan.
  
 Selain masalah kosmetik, umumnya varises bukan merupakan suatu kondisi yang serius hingga mengancam nyawa namun terjadinya varises ini dapat merupakan pertanda adanya penyakit serius yang menyebabkan gangguan peredaran darah. 
   
Varises dapat terpuntir dan menyebabkan peredaran darah terhambat. Biasanya pada kondisi ini, seseorang tersebut akan mengeluh nyeri dan kaki terasa berat, terasa penuh oleh darah. 

Kaki bisa tampak kemerahan, sembab, bengkak, terutama saat berdiri atau duduk terlalu lama. Inilah yang biasanya menjadi alasan seseorang datang berobat.
                                         
Penanganan varises dapat berupa :

1. Obat-obatan yang diminum bersifat vasoprotektif  (obat-obatan) yang melindungi pembuluh darah.
2. Obat-obatan  krim atau salep yang dioleskan di kulit.
3. Obat-obatan yang disuntikkan. 

Injeksi zat sklerosing misalnya injeksi kalsium dobesilat baik secara tersendiri atau kombinasi dengan heparinoid. Tindakan ini disebut skleroterapi.

Sebaiknya konsultasikan keadaan varises jika Bunda mengalaminya pada dokter, untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Ada beberapa obat antivarises yang sebaiknya tidak dikonsumsi oleh bunda hamil dan menyusui.

   Dan lakukanlah ini untuk mencegah timbulnya varises atau mengurangi varises yang sudah terlanjur terjadi :

1. Saat berbaring, posisikan kaki lebih tinggi dari posisi jantung, untuk memperbaiki aliran darah yang terbendung di kaki.

2. Hindari menggunakan alas kaki yang bertumit tinggi agar tidak menambah beban pada kaki.

3. Hindari berdiri atau duduk yang terlalu lama atau bila mungkin gerak-gerakan kaki saat harus berdiri atau duduk lama, misalnya saat dalam perjalanan.

4. Hindari mengenakan celana ketat agar tidak menghambat aliran darah dari kaki menuju ke jantung.

5. Olahraga teratur misalnya jalan pagi, agar otot beraktivitas untuk  membantu memompa pembuluh darah kaki agar mengalirkan aliran darah yang tidak lancar.

6.Tidak menyilangkan kaki saat duduk.

7. Jangan mengangkat beban berat apalagi dalam waktu yang lama.

8. Usahakan mengontrol berat badan. Kelebihan berat badan atau obesitas juga meningkatkan beban pada kaki dan lemak yang berlebihan tersebut dapat menghambat aliran darah.

9. Kenakan stoking khusus untuk kaki varises.

   Varises karena faktor keturunan biasanya sulit dihindari, namun dengan melakukan hal-hal yang tidak semakin memperberat beban pada kaki, kita membantu varises agar tidak semakin berat dan terpuntir, sehingga menimbulkan keluhan.

Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
     

   

   

You May Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah meninggalkan jejak. Untuk mendapatkan kunjungan balik, silakan gunakan Name/URL. Komentar akan dipublikasi setelah dimoderasi. Komentar berupa link aktif atau spam tidak akan muncul.

Recommended for You

loading...
Copyright 2017.Blog dr.Dini.All Right Reserved. Powered by Blogger.