Tips Agar Luka Jahitan Episiotomi Cepat Sembuh

by - April 17, 2016

Blog dr.Dini - Setelah melahirkan secara normal timbul perlukaan pada jalan lahir (vagina), apalagi jika pada saat proses melahirkan buah hati dilakukan tindakan episiotomi. Bagaimana cara agar luka bekas jahitan episiotomi cepat sembuh ?



Inilah tips agar luka episiotomi cepat sembuh.


1. MINUM OBAT ANTIBIOTIKA SECARA TERATUR DAN HARUS DIHABISKAN

Setelah melahirkan, biasanya kita akan dibekali dengan obat antibiotika untuk konsumsi selama 5-7 hari. Tujuan pemberian antibiotika ini adalah untuk mencegah terjadinya infeksi pada jalan lahir, di mana pada proses persalinan jalan lahir terbuka lebar dan bersentuhan dengan 'lingkungan luar'.

Antibiotika juga bertujuan untuk mencegah infeksi pada luka bekas jahitan episiotomi yang mana jika infeksi terjadi pada area jahitan episiotomi ini, maka lukanya akan sulit sembuh.

Antibiotika juga harus dihabiskan selama 5-7 hari agar bakteri (kuman) mati total dan tidak beresistensi terhadap antibiotik.

Resistensi obat adalah jika kuman (bakteri) menjadi kebal terhadap jenis antibiotika tertentu akibat penggunaannya tidak tepat atau putus obat sebelum waktu yang diperlukan oleh antibiotika untuk membunuh kuman itu.

2. ATASI PEMBENGKAKAN DENGAN KOMPRES AIR DINGIN

Pada proses penyembuhan luka biasanya terjadi pembengkakan, tak terkecuali pada luka bekas jahitan episiotomi.

Saat membengkak, Anda bisa membantu mengatasi agar pembengkakan pada area jalan lahir tidak berjalan lama, dengan cara mengkompresnya dengan air dingin.

Tindakan mengkompres pembengkakan pada luka jahitan episiotomi ini dirasa tidak nyaman bagi sebagian ibu. Anda dapat membantu mengurangi pembengkakan jalan lahir dengan menyiram air dingin setelah Anda ke toilet.

3. MEMBASUH LUKA JAHITAN EPISIOTOMI DENGAN ANTISEPTIK

Setelah selesai mandi, Anda bisa membasuh atau menyiramkan area luka dengan cairan antiseptik yang dicampurkan pada air.

Cara ini juga membantu agar luka jahitan episiotomi cepat kering dan sembuh.

4. MANDI DENGAN POSISI DUDUK

Ibu yang baru melahirkan biasanya pergerakkannya terbatas terkait nyeri pasca persalinan. Saat mandi, biasanya Anda membutuhkan waktu yang agak panjang untuk menyelesaikan kegiatan mandinya.

Posisi berdiri yang terlalu lama tidak menguntungkan bagi perineum yang bengkak setelah episiotomi. Mandi dengan posisi duduk sangat membantu agar luka jahitan episiotomi tidak terasa nyeri dan semakin membengkak karena 'gravitasi'.

5. MENGGUNAKAN PEMBALUT KHUSUS BERSALIN YANG TEBAL

Pembalut khusus bersalin yang tebal sangat membantu agar luka jahitan episiotomi tidak nyeri. Dengan bantalan yang tebal lebih terasa 'empuk' bagi jalan lahir dan meminimalisir terjadinya pergerakan pembalut yang dapat bergesekkan dengan luka jahitan episiotomi.

6. GANTI PEMBALUT SESERING MUNGKIN

Jangan biarkan pembalut tidak diganti lebih dari 4 jam. Sebaiknya ganti pembalut tiap 2 jam pada 7 hari pertama setelah melahirkan.

Pada 7 hari pertama setelah melahirkan, darah yang keluar sangat banyak, dan berpotensi menimbulkan infeksi pada luka jahitan episiotomi, bahkan dapat menimbulkan infeksi pada jalan lahir yang lebih dalam.

7. HATI-HATI KETIKA INGIN DUDUK

Berhati-hati ketika Anda ingin duduk juga membantu agar luka jahitan episiotomi cepat sembuh. Pilihlah tempat duduk yang empuk agar tidak melukai area perineum.

Ketika ingin duduk, rapatkan bokong supaya posisi duduk bertumpu pada bokong, bukan pada perineum di mana terdapat luka jahitan episiotomi.

8. CEGAH TERJADINYA KONSTIPASI

Konstipasi atau kesulitan buang air besar akibat feses yang mengeras dapat menimbulkan 'trauma' tersendiri pada Anda setelah melahirkan.

Konstipasi menimbulkan nyeri yang teramat sangat pada luka jahitan episiotomi dan jika konstipasinya sangat hebat bisa menyebabkan jahitan episiotomi terputus (terbuka).

Cegahlah konstipasi dengan mengkonsumsi buah-buahan seperti pepaya dan sayur-sayuran seperti kangkung. Hindari buah-buahan yang bisa menimbulkan konstipasi, misalnya jambu biji dan salak.

Konsumsi minyak zaitun 2 sendok sehari juga membantu untuk melunakkan feses. Lebih baik konsumsi susu untuk ibu menyusui ditunda dahulu untuk mencegah timbulnya konstipasi iniJika luka jahitan episiotomi sudah sembuh, silakan mengkonsumsi susu untuk ibu menyusui.


Setelah 7 hari pasca melahirkan, biasanya Anda dianjurkan untuk melakukan kontrol ke DSOG (Dokter Spesialis ObGyn). DSOG Anda akan melakukan pemeriksaan apakah luka jahitan episiotomi sudah sembuh dan melakukan pemeriksaan USG untuk melihat keadaan rahim Anda.

Inilah tips agar luka jahitan episiotomi cepat sembuh

Jangan khawatir dan menolak tindakan episiotomi saat melahirkan karena tindakan ini membantu kelancaran proses persalinan Anda, misalnya pada kondisi di mana ukuran bayi besar yang membutuhkan ruangan yang lebih luas untuk dapat dilahirkan.

Semoga artikel ini bermanfaat.


You May Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah meninggalkan jejak. Untuk mendapatkan kunjungan balik, silakan gunakan Name/URL. Komentar akan dipublikasi setelah dimoderasi. Komentar berupa link aktif atau spam tidak akan muncul.

Recommended for You

loading...
Copyright 2017.Blog dr.Dini.All Right Reserved. Powered by Blogger.