Tips Agar Ginjal Tetap Sehat

by - April 15, 2016

minum air putih supaya ginjal sehat

Web Bunda - Cara menjaga kesehatan ginjal dapat kita lakukan dengan menghindari apa saja penyebab kerusakan pada ginjal.

Tips agar ginjal tetap sehat adalah sbb.

    1. Kontrol Gula Darah Anda

    Penyebab kerusakan ginjal paling sering adalah Diabetes Melitus. Jika Anda Diabetisi, teraturlah minum obat untuk mengontrol kadar gula darah dan menjalani pola hidup sehat guna mencegah komplikasi diabetes melitus, nefropati diabetikum.
      2. Menjaga Tekanan Darah Agar Tetap Dalam Batas Normal

      Hipertensi adalah keadaan dimana terjadi peningkatan tekanan darah di atas 140/90 mmHg. Hipertensi dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal.

      Hindari stres, diet rendah garam, olahraga teratur membantu mengontrol tekanan darah. Pada penderita hipertensi, konsumsi juga obat anti hipertensi sesuai anjuran Dokter.


        3. Mencegah Infeksi Saluran Kemih (ISK)

        ISK dapat menyebabkan cedera pada ginjal bila infeksinya berlangsung lama dan sering berulang.

        ISK paling banyak menyerang wanita karena bentuk saluran kemih (uretra) lebih pendek dan letaknya dekat anus sehingga sering terkontaminasi dengan bakteri Escherichia coli (bakteri dari tinja), yang merupakan penyebab ISK sebanyak 80%.

        Jangan menahan buang air kecil dan membersihkan dari arah depan ke belakang setelahnya agar uretra tidak terkontaminasi oleh bakteri dari anus.

        Segera konsultasikan pada Dokter bila gejala sering buang air kecil, sedikit-sedikit, terasa panas saat buang air kecil, dan nyeri di bawah pusar atau sela paha.

        Jangan menunda pengobatan ISK karena ISK yang lama dapat menimbulkan bekas jaringan parut dalam saluran kemih yang mempengaruhi kinerja ginjal.
          4. Hindari Terpapar Logam Berat : Timbal

          Paparan timbal dapat juga menimbulkan kerusakan ginjal yang biasa terjadi pada beberapa jenis pekerjaan.

          Timbal juga dapat tertelan pada peminum wiski yang tidak terdestilasi dengan baik. Meskipun sulit, hindarilah pajanan timbal sebisa mungkin.

          Timbal juga mengganggu pengeluaran asam urin ke urin sehingga memperburuk kinerja ginjal pada penderita gout.
            5. Segera Obati Jika Kadar Asam Urat Darah Anda Tidak Normal

            Kadar asam urat darah yang tinggi, hiperurisemia atau Gout, dapat menyebabkan penumpukan kristal garam asam urat di ginjal dan dapat menimbulkan gagal ginjal progresif lambat.

            Hindari makanan yang dapat meningkatkan kadar asam urat darah dan konsultasikan pada Dokter untuk mengobati penyakit Gout segera. Karena dahulu sebelum terdapat obat-obat anti hiperurisemia, penyakit Gout menjadi penyebab dari 25% kematian akibat gagal ginjal.
              6. Jangan Abaikan Radang Tenggorokan

              Infeksi bakteri Streptokokus pada radang tenggorokan atau infeksi kulit (bernanah) jika tidak dikonsultasikan pada Dokter dan diobati secara benar, dapat berkembang menjadi penyakit ginjal 1-2 minggu setelah gejala hilang.

              Penyakit ginjal Glomerulonefritis akut pasca streptokokus paling banyak menyerang anak usia 3-7 tahun, meskipun remaja dan dewasa muda dapat juga terserang.

              Jangan abaikan bila anak terkena radang tenggorokan (sakit menelan, demam, tenggorokan merah) dan infeksi kulit. Segera berobat pada Dokter.
                7. Jangan Terlalu Sering Minum Obat Anti Nyeri

                Jangan mengkonsumsi obat anti nyeri dalam jangka waktu lama dan tanpa nasehat Dokter.

                Penyalahgunaan analgetik atau obat anti nyeri.adalah bentuk penyakit ginjal yang paling mudah dicegah. The National Kidney Foundation merekomendasikan bahwa obat campuran analgetik hanya boleh diberikan melalui resep.
                  8.Minum Air Putih Minimal 2 Liter Per Hari

                  Kita sudah sering mendengar bahwa sering minum air putih 8-10 gelas per hari dapat menyehatkan tubuh. Ya, itu benar, Sobat, urin yang terbentuk sekitar 1,5L/24 jam. Jadi,kita memerlukan cairan lebih dari 1,5 Liter.

                  Cairan yang kita minum akan membawa zat-zat terlarut, zat-zat kimia yang asing bagi tubuh, dan sisa metabolisme lainnya sehingga urin menjadi lebih pekat daripada cairan yang kita minum.

                  Jika kita jarang minum air putih, misalnya lebih sering meminum kopi,teh, atau minuman lainnya, maka kerja ginjal untuk menghasilkan urin menjadi lebih berat daripada ketika kita minum air putih. Karena zat terlarut dalam minuman tersebut lebih banyak.
                    Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

                    Sumber :  
                    Professor Pathophysiology Instructor Eastern Michigan University
                    Ypsilanti, Michigan Lorraine McCarty Wilson, RN, PhD

                      You May Also Like

                      0 komentar

                      Terima kasih sudah meninggalkan jejak. Untuk mendapatkan kunjungan balik, silakan gunakan Name/URL. Komentar akan dipublikasi setelah dimoderasi. Komentar berupa link aktif atau spam tidak akan muncul.

                      Recommended for You

                      loading...
                      Copyright 2017.Blog dr.Dini.All Right Reserved. Powered by Blogger.