Manfaat Daun Kepel

by - April 14, 2016


Blog dr.Dini- Kepel dengan nama latin Stelechocarpus burahol mempunyai daun yang berbentuk lonjong-jorong sampai bundar-telur bentuk lanset, berukuran 12-27 cm x 5-9 cm. Warnanya hijau gelap, tak berbulu, tipis, dan panjang tangkainya mencapai 1,5 cm.


Daun kepel tumbuh secara serentak, berubah warna dari merah muda pucat - merah muda keunguan - hijau. Nama lain dari daun kepel adalah Burahol atau Turalak. 


Daun Kepel ini ternyata sudah lama digunakan oleh bangsa kita sebagai obat herbal. Apa saja manfaat daun kepel sebagai obat herbal ?


Manfaat Daun Kepel adalah sebagai berikut :


1. MENGATASI PENYAKIT GOUT (ASAM URAT)


Daun kepel sudah lama digunakan oleh bangsa kita sebagai obat herbal penyakit gout (asam urat). Cara membuat obat herbal daun Kepel ini dengan merebus 7 lembar daun kepel dengan 4 gelas air, direbus hingga air tersisa 2 gelas.


Lalu minum air rebusan daun Kepel ini dua kali sehari sebanyak masing-masing satu gelas. 

 

Efektivitas minuman herbal daun Kepel ini sudah diteliti. Dalam International Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences disimpulkan bahwa bahwa memang benar herbal daun Kepel ini mampu mengatasi penyakit asam urat.

 

Potensi antihiperurisemia dari daun Kepel ini didapat dari kandungan ekstrak ethanol dan hexane dalam daunnya, yang disebut-sebut sebagai zat aktif herbal daun Kepel ini.

 

Daya kerja ekstrak etanol dan hexane yang terdapat dari daun Kepel disetarakan dengan daya kerja obat Allopurinol sebagai obat anti hiperurisemia / anti asam urat / anti gout.

 

Ekstrak ethanol ini menghambat terjadinya oksidasi Xanthine yang dapat menyebabkan terjadinya penyakit asam urat. Inilah mengapa daun Kepel bermanfaat sebagai obat gout meskipun aktivitasnya dikatakan lebih rendah dibandingkan dengan obat medis Allopurinol.

 

Dosis ekstrak hexane dan ethanol yang diuji cobakan sebesar 50-400 mg/Kg BB. Dosis ini dikatakan mampu menyerupai Allopurinol untuk menurunkan asam urat yang tinggi.

 

 

Muncul pertanyaan apakah komposisi ethanol (alkohol) sebagai zat aktif daun Kepel ini bisa menimbulkan keracunan? 


Dalam Asian Journal of  Pharmaceutical and Clinical Research disimpulkan bahwa pada penelitian secara makroskopis dan mikroskopis organ (dalam hal ini diteliti pada tikus), tidak ditemukan efek keracunan ethanol (alkohol).


Dosis sekali pakai yang diteliti adalah hingga 5000 mg/Kg BB. Pengamatan tentang efek toksik nya dilakukan selama 24 jam sampai 14 hari. Tidak ada tanda-tanda keracunan ethanol (alkohol) sampai dosis tersebut.


Untuk dosis yang lebih dari 5000mg/Kg BB perlu berhati-hati dalam mengkonsumsi obat herbal daun Kepel ini karena efek keracunan alkohol bisa saja terjadi pada dosis yang berlebihan. 

 


Pada air rebusan daun Kepel ini belum diketahui berapa gelas per hari yang dapat menimbulkan efek keracunan alkohol. Namun meminum hanya dua gelas per hari tidak akan menimbulkan keracunan.


Kesulitan mendapatkan daun Kepel ini menjadi kendala bagi masyarakat untuk dapat menggunakannya sebagai obat herbal penyakit asam urat. Tanaman ini sudah jarang ditemukan saat ini.


2. ANTIOKSIDAN

 

Dalam daun Kepel terdapat flavonoid, salah satu antioksidan yang hanya bisa didapat dari tumbuh-tumbuhan. Daun Kepel ini mampu menetralisir radikal bebas dan akhirnya dapat mengurangi kerusakan tubuh yang dapat terjadi akibat radikal bebas. 


Radikal bebas dapat diproduksi oleh tubuh kita sendiri sebagai produk sisa metabolisme tubuh, di samping berasal dari lingkungan misalnya asap rokok, alkohol, paparan sinar matahari, polusi udara, makanan olahan JunkFood, dan masih banyak lagi.


Dengan adanya Flavonoid, daun kepel mampu menetralisir zat-zat racun tersebut.


Adanya flavonoid dalam daun Kepel mungkin juga menjadi alasan mengapa daun Kepel tidak menimbulkan efek keracunan ethanol (alkohol) pada dosis 5000mg/Kg berat badan.


Daun Kepel mampu memberikan perlindungan terhadap penyakit kanker, diabetes, penyakit jantung koroner, infeksi virus, berkat kandungan flavonoid ini.

 

 

3.MENURUNKAN KADAR KOLESTEROL DARAH


Dikatakan bahwa memakan sayur lalapan daun Kepel muda dapat menurunkan kadar kolesterol darah. Namun, Saya belum menemukan penelitian klinis tentang efek anti hiperkolesterolemia (menurunkan kadar kolesterol darah) ini.


Meskipun belum ditemukan literatur yang menjelaskan dampak negatif akibat konsumsi daun Kepel, namun tetaplah berhati-hati untuk mengkonsumsi dalam jumlah besar dan dalam jangka waktu yang lama, terutama bagi Ibu hamil dan menyusui.


Semoga bermanfaat, ya, Bunda.



You May Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah meninggalkan jejak. Untuk mendapatkan kunjungan balik, silakan gunakan Name/URL. Komentar akan dipublikasi setelah dimoderasi. Komentar berupa link aktif atau spam tidak akan muncul.

Recommended for You

loading...
Copyright 2017.Blog dr.Dini.All Right Reserved. Powered by Blogger.