Laserpunktur Mencegah Pradiabetes Menjadi Diabetes

by - April 14, 2016


Blog dr.Dini - Sebelum orang menderita Diabetes Mellitus (DM) tipe-2 , ada fase yang disebut pradiabetes, di mana jika pada fase pradiabetes dilakukan modifikasi gaya hidup, menu diet yang seimbang, olahraga rutin, mengendalikan stress emosional, dan metode terapi laserpunktur, dapat mencegah pradiabetes berkembang menjadi DM tipe-2.

Ketika seseorang terkena DM tipe-2 , fungsi sel beta di organ pankreas berkurang mencapai 50%. Sel beta berfungsi untuk menghasilkan hormon insulin, yang berguna untuk mengantarkan gula darah masuk ke dalam sel tubuh.

Karena fungsi sel beta berkurang 50%, sebagian gula darah gagal diantarkan masuk dalam sel, sehingga kadar gula darah tinggi, terutama setelah makan.

Itulah mengapa seorang DM harus minum obat anti hiperglikemia oral (AHO) dan atau terapi insulin, seumur hidupnya. Jika tidak, DM akan berkembang menjadi silent killer dengan menimbulkan beberapa komplikasi, di antaranya yang paling sering, adalah:
  1. Mata (Retinopati diabetika)
  2. Sistem saraf (Neuropati diabetika)
  3. Ginjal (Nefropati diabetika)
Karena itu, pantaulah kadar gula darah Anda. Jika kadar gula darah setelah makan mencapai 140-199 mg/dL atau kadar gula darah puasa lebih dari 100 mg/dL, maka Anda disebut Pradiabetes.

Sedangkan DM sendiri mempunyai kadar gula darah setelah makan mencapai 200 mg/dL atau gula darah puasa mencapai 126 mg/dL atau lebih.
                                                     
Pradiabetes dapat dicegah agar tidak berkembang menjadi DM tipe-2 sedangkan DM tipe-2 dapat ditatalaksana agar tidak menimbulkan komplikasi.

Terdapat berbagai cara mencegah diabetes melitus misalnya mengendalikan berat badan supaya tetap ideal ditambah dengan aktivitas fisik , di antaranya ada yang recommended  untuk Pradiabetes yaitu LASERPUNKTUR.

Menurut dr. Anindita Prabaswari, Sp.Ak dalam KONAS PDAI 2015, Laserpunktur merupakan modalitas terapi yang dikembangkan dengan menggunakan sinar energi rendah sehingga mempunyai keunggulan efek samping yang minimal. Keunggulan laserpunktur adalah sbb.
  1. Tidak menimbulkan vasovagal syncope
  2. Tidak nyeri
  3. Tidak menimbulkan trauma pada kulit
  4. Tidak menimbulkan infeksi
  5. Waktu terapi lebih singkat.
Laserpunktur dapat :
  1. mempercepat penyembuhan luka, 
  2. mencegah kematian jaringan, 
  3. menghilangkan nyeri akibat peradangan, 
  4. menghilangkan bengkak (edema), 
  5. mencegah timbulnya penyakit kronis (mencegah pradiabetes menjadi DM) atau untuk terapi penyakit kronis itu sendiri (menurunkan kadar gula darah yang tinggi pada DM ), dan 
  6. menurunkan nyeri akibat gangguan saraf serta mengatasi penyakit saraf.
Untuk Pradiabetes dilakukan Laserpunktur pada titik telinga. Hasilnya kadar gula darah puasa dan Tes Toleransi Glukosa Oral (TTGO) pada Pradiabetes dapat diturunkan.

Inilah artikel tentang Laserpunktur Mencegah Pradiabetes Menjadi Diabetes yang dapat Saya informasikan di sini. Semoga bermanfaat.

 #Video yang di-upload bersumber dari Laser acupuncture CLaSS for all and everyone

You May Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah meninggalkan jejak. Untuk mendapatkan kunjungan balik, silakan gunakan Name/URL. Komentar akan dipublikasi setelah dimoderasi. Komentar berupa link aktif atau spam tidak akan muncul.

Recommended for You

loading...
Copyright 2017.Blog dr.Dini.All Right Reserved. Powered by Blogger.