Inilah Yang Terjadi Pada Tulang Jika Anda Mengalami Osteoporosis

by - April 14, 2016

Blog dr.Dini - Bunda, pastinya banyak sponsor iklan produk yang sering kita dengar, yang bermanfaat untuk memerangi proses terjadinya osteoporosis. Karena proses pengeroposan tulang ini banyak dijumpai seiring berjalannya usia.

Peran suplemen tinggi kalsium dikatakan bertujuan untuk "menabung" kalsium pada tulang agar tulang tidak terlalu banyak menurun fungsinya saat osteoporosis ini mulai terjadi.

Osteoporosis adalah suatu keadaan di mana jaringan tulang berkurang per unit volume, sehingga tulang menjadi tidak mampu melindungi dirinya dari patah tulang akibat trauma/benturan yang pelan/minimal sekalipun.



Massa tulang yang berkurang ini tidak terlihat secara anatomi dari luar. Pengeroposan tulang ini terjadi dari dalam tulang, berupa berkurangnya jumlah dan ukuran trabekula tulang.

Osteoporosis masih merupakan masalah dalam kesehatan masyarakat terutama di negara berkembang seperti negara kita yang tercinta, Indonesia.

Biasanya seseorang yang osteoporosis lebih mudah mengalami patah tulang pada bagian kepala tulang paha (paha bagian atas), tulang belakang, dan tulang panggul.

Patah tulang panggul merupakan keadaan yang paling berat dan dapat mengakibatkan kematian sebanyak 10%-15% setiap tahun.

Lebih dari 50% penderita patah tulang panggul mengalami ketergantungan (tidak dapat melakukan aktivitas sendiri).

Masyarakat yang rentan terhadap patah tulang spontan akibat osteoporosis ini adalah kelompok usia di atas 85 tahun, terutama pada kelompok lansia yang sebelumnya tidak pernah melakukan tindakan pencegahan terhadap osteoporosis, misalnya meminum diet dan suplemen tinggi kalsium atau berolahraga.

Sebenarnya proses terjadinya osteoporosis sudah dimulai sejak umur 40 tahun, dan pada wanita proses ini akan semakin cepat sesaat setelah menopause.

Inilah Yang Terjadi Pada Tulang Jika Bunda Mengalami Osteoporosis.

1. PROSES PEMBENTUKAN TULANG (REMODELLING) YANG BERUBAH

Pada keadaan normal, pada tulang kita terjadi proses remodelling yang terus menerus berjalan seimbang.

Proses remodelling ini adalah proses di mana dalam tulang kita terjadi proses "penyerapan" atau "penghancuran" tulang sendiri oleh aktivitas sel osteoklas, dan terjadi pula proses pembentukan tulang baru oleh sel osteoblas.

Pada osteoporosis, aktivitas sel tulang yang "baik" "osteoblas" yang berfungsi memperkuat tulang berkurang sedangkan aktivitas sel tulang yang "jahat" "osteoklas", yang menghancurkan tulang, semakin aktif.

Akibatnya terjadi pengurangan massa tulang karena proses penghancurannya lebih sering daripada pembentukannya.

2. PROSES PENIPISAN BAGIAN KORTEKS DAN TRABEKULA TULANG TERKAIT USIA

Dalam masa pertumbuhan tulang, terjadi proses penambahan kepadatan tulang pada bagian korteks tulang yang maksimal akan tercapai kepadatannya pada usia 30-35 tahun.

Sesudah seseorang mencapai usia 40-45 tahun, baik wanita ataupun pria, akan mengalami penipisan tulang bagian korteks sebanyak 0,3-0,5% setiap tahun.

Sedangkan bagian trabekula tulang akan mengalami proses penipisan tulang pada usia yang lebih muda dari 40 tahun.

Pada wanita proses penipisan tulang ini awalnya sama besarnya dengan proses penipisan tulang pada pria, namun setelah menopause wanita akan mengalami pengeroposan tulang 40-50%. Pada pria yang usianya di atas 50 tahun, atau usia yang sama dengan wanita menopause, hanya mengalami pengeroposan tulang sebesar 20-30%.

Mengingat hal tersebut, upaya pencegahan osteoporosis, lebih efektif dilakukan sebelum usia kita 35 tahun. Karena setelah usia 35 tahun, proses pemadatan tulang kita oleh kalsium, skan berhenti. Tulang kita akan berjalan pada proses penipisan tulang yang sudah terjadi pada usia 40 tahun.

Mari perbanyak aktivitas yang dapat memperkuat tulang seperti :
  1. berolahraga, 
  2. berjemur pada matahari pagi sebelum jam 8 untuk mendapatkan vitamin D untuk kesehatan tulang, 
  3. memakan makanan yang banyak mengandung kalsium misalnya ikan, 
  4. meminum susu tinggi kalsium, atau mengkonsumsi suplemen kalsium,
sebelum usia kita mencapai 35 tahun.

Semoga bermanfaat, ya, Bunda.




You May Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah meninggalkan jejak. Untuk mendapatkan kunjungan balik, silakan gunakan Name/URL. Komentar akan dipublikasi setelah dimoderasi. Komentar berupa link aktif atau spam tidak akan muncul.

Recommended for You

loading...
Copyright 2017.Blog dr.Dini.All Right Reserved. Powered by Blogger.