Ilmu Akupunktur : Dari Dulu Sampai Sekarang

by - April 14, 2016


akupunktur wajah

Blog dr.Dini - Ilmu akupunktur merupakan salah satu bagian dari TCM (Traditional Chinese Medicine), yang berasal dari kata acus = jarum dan punktura = menusuk.

Ilmu akupunktur berhubungan dengan falsafah alami TAO yang berarti jalan (the way of nature). Falsafah TAO menganut bahwa manusia adalah bagian dari alam, yang mana jika manusia hidup sesuai alam maka ia akan sehat.

Manusia akan sakit jika hidup yang tidak sesuai dengan alam. Pemulihan kondisi tubuh yang sakit bisa dilakukan dengan herbal dan akupunktur atau moksibusi.

Ilmu akupunktur dikenal sejak 5000 tahun yang lalu di Cina. Bahan yang digunakan sebagai jarum akupunktur bermula berasal dari batu, bambu, tulang, logam, baru kemudian dari stainless steel yang dipakai hingga saat ini.

Pada tahun 960 dibuatlah patung perunggu yang menggambarkan titik-titik akupunktur dan jalan meridien.

Pusat penelitian tradisional di Cina berdiri pada tahun 1949, dan akupunktur menjadi salah satu mata pelajaran di fakultas kedokteran di Cina pada tahun 1955.

Ilmu akupunktur berkembang penggunaannya dalam pembedahan sebagai anestesi pada tahun 1968.

Ilmu akupunktur mulai menyebar ke Korea, Jepang, Bahkan di negara Barat. Tahun 1963, Prof. Kim Bong Han (ahli biologi korea) menemukan Kyungrak System : meridien dan titik dijelaskan sebagai sistem secara histologis dan elektrobiologis.

Pada tahun 1979, WHO (World Health Organization) menetapkan 43 penyakit yang dapat ditanggulangi dengan akupunktur. Namun ternyata daftar 43 penyakit ini belum cukup dilakukan penelitian yang berbasis klinis.

Baru pada tahun, 1997 National Institute of Health mengeluarkan konsensus tentang efektivitas akupunktur terhadap berbagai macam penyakit yang berdasarkan pada penelitian-penelitian klinis terkontrol (Controlled Clinical Trials).

Inilah indikasi medis yang terbukti efektivitasnya berdasarkan Controlled Clinical Trial : 

  1. efek samping radioterapi dan kemoterapi,
  2. rhinitis alergi (pilek karena alergi),
  3. kolik bilier,
  4. depresi,
  5. disentri,
  6. dismenorea (nyeri haid),
  7. nyeri epigastrium (spasme/kejang lambung, gastritis)
  8. nyeri pada wajah,
  9. sakit kepala,
  10. hipertensi esensial,
  11. hipotensi primer,
  12. induksi persalinan,
  13. nyeri lutut,
  14. kadar sel darah putih kurang dari normal (leukopenia),
  15. nyeri pinggang,
  16. kelainan letak janin (malposisi),
  17. morning sickness, mual muntah pada kehamilan trimester pertama,
  18. mual dan muntah
  19. sakit leher,
  20. nyeri gigi,
  21. radang sendi di bahu (periarthritis of shoulder),
  22. nyeri setelah operasi,
  23. kolik ginjal,
  24. sciatica,
  25. sprain,
  26. rheumatoid arthritis,
  27. stroke, dan
  28. tennis elbow. 
Tentu saja masih banyak manfaat akupunktur yang lainnya secara evidence based medicine namun masih memerlukan penelitian yang lebih jauh lagi.

Pada saat ini, ilmu akupunktur telah dipraktekkan di banyak negara di dunia.

Di beberapa negara di Canada, Amerika, Jerman, dan negara-negara Eropa timur llmu akupunktur telah dimasukkan ke dalam kurikulum Fakultas Kedokteran.

Terdapat pula jenjang pendidikan s2, s3, dan PPDS Program Pendidikan Dokter Spesialis dalam ilmu akupunktur.

Inilah artikel tentang Ilmu Akupunktur : Dari Dulu Sampai Sekarang.

Semoga bermanfaat.

You May Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah meninggalkan jejak. Untuk mendapatkan kunjungan balik, silakan gunakan Name/URL. Komentar akan dipublikasi setelah dimoderasi. Komentar berupa link aktif atau spam tidak akan muncul.

Recommended for You

loading...
Copyright 2017.Blog dr.Dini.All Right Reserved. Powered by Blogger.