GOUT : Penyakit Asam Urat

by - April 15, 2016

asam urat
Web Bunda - Bunda, asam urat terbentuk dari
  •  proses pemecahan purin
  •  proses pembentukan langsung dari 5 fosforibosil pirofosfat (5 PRPP) dan glutamin
 Pada manusia, asam urat diekskresikan atau dilepaskan melalui urin. Kadar normal asam urat dalam darah adalah sekitar 4 mg/dL (0,24 mmol/L).

 Asam urat mengalami proses filtrasi , reabsorpsi, dan disekresi di ginjal. Pada keadaan normal, 98% terjadi penyerapan asam urat kembali (reabsorpsi) di ginjal.



Ekskresi asam urat pada diet biasa sekitar 1 gram/24 jam dalam urin. Sedangkan pada diet bebas purin, asam urat diekskresikan sekitar 0,5 gram/24 jam dalam urin. Asam urat menjadi masalah apabila kadarnya dalam darah dan urin meningkat. keadaan ini disebut Gout.

Gout adalah sebuah keadaan dimana kadar asam urat tubuh meningkat dengan keluhan artritis (radang sendi) berulang. Sendi yang paling sering terkena artritis akibat Gout adalah sendi metatarsophalangeal I (ibu jari).

   Gout dibagi menjadi dua, yaitu :

1. Gout Primer
  • produksi asam urat meningkat karena terdapat beberapa enzim yang bekerja tidak normal
  • adanya defisit selektif pada proses transportasi asam urat dalam tubular renal (saluran ginjal)
2. Gout Sekunder
  • kadar asam urat meningkat akibat berkurangnya ekskresi (pengeluaran) asam urat di urin. 
  • meningkatnya produksi asam urat akibat adanya penyakit yang lain, misalnya pada leukemia dan pneumonia. 
   Pengobatan penyakit asam urat ini bertujuan untuk:
  1. mengobati radang sendi akut dengan obat-obatan, misalnya kolkisin dan OAINS ( obat anti inflamasi non steroid).
  •  Kolkisin bekerja bukan pada metabolisme asam urat namun kemampuan kolkisin dapat mengobati serangan Gout dengan bekerja menghambat proses fagositosis kristal asam urat oleh leukosit (sel darah putih). Telah diketahui bahwa proses fagositosis ini menimbulkan masalah pada sendi.
      2. menurunkan kadar asam urat dalam darah, misalnya allopurinol.
  • Allopurinol bekerja menghambat enzim xantin oksidase sehingga dapat menurunkan produksi asam urat.
Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Sumber :
International Edition Review of Medical Physiology William F.Ganong 22nd Edition.


You May Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah meninggalkan jejak. Untuk mendapatkan kunjungan balik, silakan gunakan Name/URL. Komentar akan dipublikasi setelah dimoderasi. Komentar berupa link aktif atau spam tidak akan muncul.

Recommended for You

loading...
Copyright 2017.Blog dr.Dini.All Right Reserved. Powered by Blogger.