Faktor Pemicu Obesitas

by - April 15, 2016

obesitas,

Web Bunda - Bunda, obesitas adalah faktor risiko ke-6 yang berkontribusi dari keseluruhan beban penyakit di dunia, terkait masalah kardiovaskular (penyakit jantung), serebrovaskular (stroke), hipertensi, dislipidemia (kolesterol), penyakit kandung empedu, osteoartritis, beberapa jenis kanker, dan diabetes mellitus.

 Derajat penyimpanan lemak yang berlebihan pada obesitas berhubungan langsung dengan peningkatan risiko gangguan kesehatan tersebut.

Bunda, inilah faktor pemicu obesitas.


1. Genetik

    Risiko terjadinya obesitas pada anak yang orang tuanya mempunyai berat badan ideal adalah 10%. Bila salah satu orang tuanya obesitas, maka risiko meningkat menjadi 40-50%.

2. Hormonal
  • Hormon Leptin, dihasilkan oleh kelenjar pituitari, di mana berfungsi sebagai pengatur metabolisme tubuh dan nafsu makan. Jika fungsi hipothalamus tidak normal dapat menyebabkan hiperfagia (rasa lapar yang berlebihan yang memacu seseorang untuk terus makan). 
  • Hormon insulin berfungsi menyalurkan energi ke dalam sel-sel tubuh. Orang dengan peningkatan hormon insulin akan meningkatkan timbunan lemak dalam tubuhnya.
  • Pada wanita menopause cenderung lebih sering mengalami obesitas. Karena pada menopause, fungsi tiroid di dalam tubuhnya akan menurun sehingga kemampuan menggunakan energi akan berkurang, sumber makanan akan ditimbun dalam tubuh.
3. Aktifitas Fisik

    Kemajuan teknologi menyebabkan gaya hidup serba instan, menyebabkan aktifitas fisik berkurang dan mendorong masyarakat untuk tidak memerlukan kerja fisik yang berat.

4. Asupan Makanan
  • Tiga hal yang mempengaruhi asupan makan seseorang, yaitu : kebiasaan makan, pengetahuan, dan ketersediaan makanan dalam keluarga.
  • Kebiasaan makan terkait makanan yang biasa disajikan menurut tradisi setempat, misalnya jenis makanan apa yang dipilih, bagaimana cara pengolahan makanan, dan seberapa banyak makanan tersebut dikonsumsi.
  • Pengetahuan tentang makanan menjadi sangat berperan dalam pemilihan makanan yang bergizi dan seimbang, tidak berlebihan dalam makanan berkarbohidrat, berlemak, dan berprotein yang terlalu tinggi, yang dapat menyebabkan obesitas.
  • Ketersediaan pangan mempengaruhi asupan makan seseorang. Semakin bergizi seimbang makanan yang tersedia dalam suatu keluarga, makin baik kebutuhan gizi yang dapat terpenuhi. 
5. Obat-obatan

    Obat-obatan tertentu dapat merangsang pusat lapar di tubuh bila dikonsumsi dalam jangka waktu lama, dapat memicu terjadinya kegemukan, misalnya obat golongan steroid.

Faktor pemicu obesitas secara tidak langsung :

1. Pengetahuan Gizi

    Pengetahuan akan kesehatan dan makanan bergizi erat kaitannya dengan pendidikan. Pengetahuan gizi dapat diperoleh secara formal, informal, dari pengalaman pribadi, atau pengalaman orang lain.

2. Pengaturan Makan

    Beberapa penyebab yang menjadikan seseorang makan berlebihan, antara lain disebabkan karena tidak dapat mengendalikan nafsu makan saat stres, kebiasaan mengemil makanan ringan, suka makan tergesa-gesa, dan salah dalam memilih dan mengolah makanan.

Semoga bermanfaat ya, Bunda.

You May Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah meninggalkan jejak. Untuk mendapatkan kunjungan balik, silakan gunakan Name/URL. Komentar akan dipublikasi setelah dimoderasi. Komentar berupa link aktif atau spam tidak akan muncul.

Recommended for You

loading...
Copyright 2017.Blog dr.Dini.All Right Reserved. Powered by Blogger.