Diabetes Mellitus Juga Menyerang Anak dan Remaja

by - April 08, 2016

Blog dr.Dini - Sahabats, Diabetes Mellitus (DM) pada anak dan remaja biasanya adalah DM tipe I, di mana DM terjadi akibat tidak adanya produksi hormon insulin dalam pankreas, karena kerusakan autoimun sel beta pankreas.

Hormon insulin bekerja membantu gula darah yang berasal dari makanan , masuk dalam sel untuk membentuk energi.

Tanpa adanya insulin, gula dalam darah tidak dapat masuk ke dalam sel tubuh, tubuh tidak dapat memproses energi, dan kadar gula darah meningkat. DM tipe I disebut juga DM juvenil. Terapi DM tipe I adalah pemberian hormon insulin seumur hidup.

Namun, sekarang anak dan remaja dapat juga menderita DM tipe II, yang biasanya terjadi pada dewasa di atas usia 40 tahun. DM tipe II diterapi dengan obat anti hiperglikemia oral.

Di samping obat, DM tipe II juga harus menjaga pola makan dan aktivitas fisik. Jika obat antihiperglikemia oral tidak dapat mempertahankan kadar gula darah normal, maka pemberian insulin pun dapat dilakukan.

Beberapa hal yang bertujuan untuk mencegah Diabetes Melitus agar tidak sampai timbul komplikasi dapat dilakukan pada DM tipe ini.

Anak dan remaja yang terserang DM tipe II biasanya memiliki berat badan yang berlebihan (overweight atau obese).   

Overweight adalah jika Indeks Massa Tubuh  > 23, sedangkan obesitas dinilai jika Indeks Massa Tubuh >  27.

Mengingat hal ini, menjaga berat badan ideal juga sangat penting pada anak dan remaja. Meskipun mereka sedang dalam masa pertumbuhan, tetap saja overweight dan obesitas tidak baik bagi kesehatan.

Selain berat badan berlebih, faktor risiko anak yang terserang DM tipe II meningkat pada anak dan remaja yang kurang aktivitas fisik, misalnya jika anak dan remaja tersebut gemar menonton televisi, bermain gadget, komputer, atau games.

Membatasi porsi makanan yang terlalu berlebihan dengan tetap memperhatikan kandungan nutrisi yang lengkap juga membantu anak untuk tetap menjaga berat badan yang sehat, sehingga risiko terjadinya DM tipe II pada anak dan remaja dapat dikurangi.  

Adanya riwayat DM tipe II pada keluarga juga meningkatkan risiko terjadinya DM tipe II pada anak dan remaja.

You May Also Like

1 komentar

  1. Makasih kak....... artikelnya bermanfaat sekali........ selain menambah wawasan, bisa juga untuk mencegah terkena diabetes juga......

    ReplyDelete

Terima kasih sudah meninggalkan jejak. Untuk mendapatkan kunjungan balik, silakan gunakan Name/URL. Komentar akan dipublikasi setelah dimoderasi. Komentar berupa link aktif atau spam tidak akan muncul.

Recommended for You

loading...
Copyright 2017.Blog dr.Dini.All Right Reserved. Powered by Blogger.