Akupunktur Tanam Benang untuk Pengobatan Hipertensi

by - April 14, 2016

akupunktur hipertensi

Blog dr.Dini - Hipertensi adalah suatu keadaan di mana ketika dilakukan usaha untuk menurunkan tekanan darah, akan lebih baik, bila dibandingkan dengan tidak melakukan usaha untuk menurunkan tekanan darah tersebut. 

Hipertensi yang tidak diketahui penyebabnya disebut Hipertensi Esensial, yang dihubungkan oleh faktor genetik.

 Klasifikasi Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi) Menurut JNC (Joint National Committee) VII :

Normal            : < 120 / < 80 mmHg
Prehipertensi    : 120-139/ 80-89 mmHg
HT Grade I      : 140-159 / 90-99 mmHg
HT Grade II     : >= 160 / >= 100 mmHg 

Hipertensi merupakan masalah medis yang sering dijumpai dan merupakan masalah kesehatan masyarakat. 

Hipertensi di Indonesia mencapai 31,7% menurut data riset kesehatan dasar tahun 2007, namun yang mengkonsumsi obat anti-hipertensi hanya 0,4%.

Di Indonesia, tingkat kesadaran, keteraturan terapi anti-hipertensi, dan pengendalian tekanan darah pada hipertensi, masih kurang. 

Padahal hipertensi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan gangguan kesehatan lain yang lebih serius, misalnya penyakit jantung akibat hipertensi (HHD : Hipertensive Heart Disease).

Penelitian akupunktur sudah banyak dilakukan pada penderita Hipertensi Esensial, dan memberikan hasil yang efektif, terlebih lagi jika dikombinasikan dengan obat anti-hipertensi. 

Akupunktur dapat menurunkan tekanan darah dan dapat meningkatkan kadar Nitrit Oksida (NO) dalam tubuh.


NO adalah suatu senyawa yang bersifat vasodilator kuat, yang dapat menurunkan resistensi perifer, dengan hasil akhir penurunan tekanan darah.

Salah satu teknik akupunktur yang dikembangkan untuk hipertensi adalah teknik penanaman benang catgut.  

Teknik penanaman benang ini sangat cocok untuk pengobatan hipertensi di Indonesia, mengetahui bahwa sebagian besar masyarakat Indonesia tidak patuh dalam mengkonsumsi obat anti-hipertensi.

Mengapa Teknik Tanam Benang sangat cocok di Indonesia ? 

  • Sebab pada akupunktur tanam benang, terjadi perangsangan terus menerus pada titik akupunktur tertentu, menghambat aktivitas saraf simpatis yang akan menurunkan tekanan darah, sehingga penderita penyakit kronis seperti hipertensi ini, akan mendapatkan efek pengobatan yang optimal.
  •  Pada teknik tanam benang catgut pada titik-titik akupunktur terkait hipertensi, merangsang titik akupunktur tersebut terus menerus sampai benang catgut tersebut habis terserap dalam tubuh. 
  • Keunggulan teknik tanam benang ini adalah jumlah titik akupunktur yang digunakan minimal, frekuensi kunjungan balik untuk melakukan akupunktur ulang menjadi lebih jarang sehingga dapat mengurangi ketidakpatuhan penderita akan terapi selanjutnya. 
  • Penanaman benang catgut dapat mengurangi dosis obat anti-hipertensi dan mengurangi kombinasi obat anti-hipertensi.
Pemilihan titik akupunktur pada penanaman benang catgut untuk hipertensi adalah beberapa titik akupunktur di punggung dan di pinggang.

Inilah artikel tentang Akupunktur Tanam Benang untuk Pengobatan Hipertensi. Semoga bermanfaat.

* Sumber :
Symposium KONGRES NASIONAL PDAI 2015
 

You May Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah meninggalkan jejak. Untuk mendapatkan kunjungan balik, silakan gunakan Name/URL. Komentar akan dipublikasi setelah dimoderasi. Komentar berupa link aktif atau spam tidak akan muncul.

Recommended for You

loading...
Copyright 2017.Blog dr.Dini.All Right Reserved. Powered by Blogger.