Akupunktur Daun Telinga : Manfaat, Kontraindikasi, dan Efek Samping

by - April 14, 2016

daun telinga
Blog dr.Dini - Terapi akupunktur daun telinga pertama kali dipopulerkan oleh Dr.Paul Nogier berdasarkan pengamatannya bahwa sakit punggung sembuh pada pasien yang mengalami luka bakar pada telinga mereka.

Terapi akupunktur daun telinga berdasarkan bahwa telinga bagian luar (eksternal) itu mewakili semua bagian tubuh dari manusia, termasuk organ-organ dalam tubuh (internal).

Pada daun telinga eksternal terdapat titik-titik akupunktur yang sesuai dengan bagian organ tertentu dalam tubuh kita.

Akupunktur daun telinga dapat dipilih sebagai metode pengobatan utama atau pengobatan tambahan untuk mengatasi penyakit.

Akupunktur daun telinga dapat juga digunakan untuk pengelolaan keadaan darurat yang akut, pengobatan gejala awal maupun kronis, pencegahan, atau perawatan.

Terdapat berbagai modalitas dalam akupunktur daun telinga untuk mendapatkan efikasi yang tinggi dalam mengobati penyakit, yang dapat disesuaikan dengan kenyamanan Anda, di antaranya sbb.
  1. Akupresur --- metode non invasif dengan cara merangsang titik-titik akupunktur daun telinga tanpa menggunakan jarum. Akupresur dilakukan dengan teknik penekanan pada titik-titik tertentu di daun telinga, dengan menggunakan jari, buku-buku jari, atau benda tumpul, seperti biji magnet atau biji vaccaria, probe.
  2. Akupunktur --- titik-titik akupunktur daun telinga ditusuk dengan jarum akupunktur yang berukuran sangat kecil dan tidak mengenai tulang rawan, selama 20-45 menit. Jarum yang digunakan dapat berupa jarum akupunktur biasa, jarum intradermal, atau press needle (jarum yang melekat pada daun telinga selama sekitar 1 minggu, bertujuan untuk meningkatkan efek perangsangan titik-titik akupunktur, sehingga hasil yang diharapkan akan lebih cepat dirasakan).
  3. Elektroakupunktur --- titik-titik akupunktur diberikan perangsangan listrik yang menggunakan arus berfrekuensi rendah, 2 Hz, atau frekuensi tinggi, 100 Hz, tergantung pada kelainan penyakitnya. 
  4. Laser akupunktur --- Titik-titik akupunktur dirangsang dengan menggunakan sinar laser dengan dosis tertentu (non invasif)

Manfaat akupunktur daun telinga :
  1. Obesitas
  2. Mengatasi berbagai keluhan nyeri
  3. Mengatasi berbagai jenis radang
  4. Mengatasi berbagai penyakit medis dan psikosomatik
  5. Merangsang/mempermudah terjadinya persalinan normal (jika tidak ada komplikasi kehamilan dan persalinan)
  6. Menstimulasi produksi ASI
  7. Mengurangi efek kecanduan obat-obatan, rokok, dll.

Akupunktur daun telinga paling banyak digunakan sebagai terapi obesitas. Mengapa ?
  • Telinga luar dipersarafi oleh beberapa saraf yang berinteraksi dengan hipothalamus ventromedial (susunan saraf pusat/otak) yang merupakan afeksi dari pusat kenyang. Jika titik-titik akupunktur daun telinga tersebut dirangsang, maka akan mengaktifkan perasaan kenyang dan meningkatkan penurunan berat badan. 
  • Stimulasi titik-titik akupunktur pada akupunktur daun telinga juga dapat meningkatkan produksi neurotransmitter, yang dapat menekan nafsu makan.
  • Akupunktur daun telinga dapat merangsang pembentukan hormon endorfin dan menurunkan level serotonin yang dapat menekan mood, stres, dan depresi. Di mana pada sebagian orang, nafsu makan bertambah pada keadaan stres dan depresi.
Namun akupunktur daun telinga tidak dianjurkan untuk dilakukan pada :
  1. wanita haid,
  2. wanita hamil,
  3. adanya masalah kulit yang hendak dilakukan akupunktur, seperti luka bakar, infeksi kulit, perlukaan kulit,
  4. kondisi yang lemah, adanya penekanan daya tahan tubuh (pada kanker, HIV/AIDS), gangguan perdarahan,
  5. pemakaian alat elektrostimulator pada pasien dengan alat bantu di jantung, misalnya pacemaker, Ring.

Efek samping akupunktur daun telinga biasanya sangat minimal. Efek samping akupunktur daun telinga adalah sbb :
  1. rasa nyeri atau rasa tidak nyaman,
  2. perdarahan lokal,
  3. infeksi lokal,
  4. pusing,
  5. mual,
  6. kemerahan pada teknik rangsang jarum akupunktur.
Pada akupresur daun telinga, efek samping yang mungkin terjadi adalah iritasi kulit lokal, rasa tidak nyaman, nyeri lokal, dan pusing.

Pada elektroakupunktur, efek sampingnya dapat berupa iritasi, perdarahan lokal, rasa tidak nyaman pada saluran pencernaan, denyut jantung bertambah (palpitasi), hipertensi ringan, mulut kering, dan nyeri kepala.

Namun efek samping tersebut di atas jarang dilaporkan.

Inilah artikel tentang Akupunktur Daun Telinga : Manfaat, Kontraindikasi, dan Efek Samping. Semoga bermanfaat.


You May Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah meninggalkan jejak. Untuk mendapatkan kunjungan balik, silakan gunakan Name/URL. Komentar akan dipublikasi setelah dimoderasi. Komentar berupa link aktif atau spam tidak akan muncul.

Recommended for You

loading...
Copyright 2017.Blog dr.Dini.All Right Reserved. Powered by Blogger.