Air Susu Ibu

by - April 03, 2016

Blog dr.Dini - Air susu ibu (ASI) adalah makanan yang terbaik bagi bayi Anda karena pada air susu ibu (ASI) terkandung zat antibodi di samping zat-zat nutrisi penting lainnya. Antibodi dalam air susu ibu (ASI) sangat berperan aktif dalam melindungi bayi dari serangan berbagai macam penyakit.

air susu ibu, asi, breastfeeding milk

Karena itu, berikanlah air susu ibu (ASI) untuk bayi Anda. Jangan pernah menjatuhkan pilihan pada susu formula kecuali pada keadaan-keadaan tertentu di mana Anda tidak dapat memberikan air susu ibu (ASI) pada bayi Anda, misalnya pada penyakit menular.

Kandungan nutrisi air susu ibu (ASI) adalah makanan yang diperlukan oleh bayi dalam bentuk yang sangat mudah dicerna. Berbeda dengan susu formula yang terkadang tidak cocok dengan fungsi pencernaan bayi sehingga bisa menimbulkan masalah pencernaan seperti kolik dan diare.

Inilah beberapa fakta air susu ibu (ASI) yang patut Anda ketahui :
    • Kandungan nutrisi air susu ibu (ASI) diperlukan bayi dalam bentuk yang mudah dicerna.
      • Air susu ibu (ASI) adalah makanan yang terbaik bagi bayi karena antibodi yang terdapat dalam air susu ibu (ASI) dapat melindungi bayi dari infeksi bakteri.
        • Puting susu lecet disebabkan posisi mulut bayi tidak tepat saat menyusui. Saat menyusui, mulut bayi harus meliputi seluruh bagian hitam puting susu agar bayi dapat menghisap dengan baik. Sedapat mungkin bersihkan dan keringkan puting setiap selesai menyusui agar terhindar dari pertumbuhan jamur.
          • Umumnya produksi dan komposisi air susu ibu (ASI) sesuai dengan kebutuhan bayi, namun untuk menjaga produksi air susu ibu (ASI) sebaiknya tambahkan porsi makanan karena ibu yang menyusui memerlukan tambahan 800 kalori setiap harinya. 
          • Selain menambahkan porsi menu makanan, Ibu yang menyusui sebaiknya tidak kelelahan, cukup istirahat, cukup tidur. Ibu menyusui biasanya dianjurkan istirahat saat bayi tertidur.
            • Jangan menunda memberi ASI saat bayi membutuhkannya. Hal ini untuk mencegah terjadinya penumpukan ASI (breast engorgement) yang sangat nyeri bagi ibu.
            • ASI penuh atau terjadi penumpukan ASI (breast engorgement), selain menyakitkan, hal tersebut juga menjengkelkan bagi bayi karena bayi jadi sulit untuk menghisap. Keluarkan sedikit ASI dengan memijat/menekan area puting agar tidak terlalu keras yang menyebabkan bayi sulit untuk menghisap. Bangunkan bayi untuk menyusui setiap 2 jam bila bayi belum juga mau menyusu.
              • Bila ibu tidak bisa memberikan ASI pada bayinya misalnya pada ibu bekerja, sebaiknya ibu tetap memompa ASI , ASIP (Air Susu Ibu Perah) dapat disimpan dalam lemari es, setelah itu menggunakan cooler bag dan menyertakan blue ice di dalamnya untuk membawa ASI dari kantor ke rumah.
              • ASIP yang disimpan dalam lemari es (di luar freezer) bisa digunakan selama 24jam, dengan catatan penyimpanan ASIP dalam lemari es di tempat yang tidak berubah-ubah temperaturnya, misalnya jangan menyimpan ASIP di rak di sisi pintu lemari es di mana temperaturnya tidak stabil akibat aktivitas buka tutup lemari es, namun simpanlah ASI di bagian tengah atau di bawah freezer. Biasanya suhu yang digunakan adalah 4 derajat celcius.
              • ASIP yang dibekukan dalam freezer bersuhu minus 20 derajat celcius bisa bertahan 3-4 bulan lamanya, namun sebelum dibekukan ASIP didinginkan dahulu dalam lemari es selama 30 menit.
              • Wadah yang aman digunakan untuk menyimpan ASIP adalah botol kaca atau botol plastik yang BPA Free ( bebas Bisphenol A ). Setelah digunakan harus segera dibersihkan dengan sabun, dibilas dengan air, direbus atau disterilkan, dan dikeringkan sebelum dipakai kembali untuk menampung ASIP yang baru. 
              • Wadah yang digunakan sebaiknya bervolume sesuai kebutuhan bayi mengingat ASIP yang sudah dicairkan tidak dapat disimpan kembali. Biasanya wadah bervolume 60-120mL cukup untuk bayi.
              • ASIP beku yang hendak dihangatkan  sebaiknya dicairkan dahulu dalam lemari es atau chiller selama 30 menit sebelum merendam botol ASIP dalam air hangat atau menggunakan bottle warmer.
              • ASIP yang sudah dihangatkan dengan direndam air hangat di luar botol wadahnya atau menggunakan bottle warmer  tidak boleh dibekukan kembali setelah diberikan pada bayi. 
              • Hati-hati saat menghangatkan ASIP dengan bottle warmer sebaiknya tambahkan suhu secara bertahap dan tidak melebihi suhu 40 derajat celcius karena kandungan nutrisi dalam ASI bisa rusak. Terlebih lagi bila ASIP dihangatkan dengan cara dimasak atau dalam microwave, hal tersebut sangat tidak dianjurkan.
              • ASIP yang dibekukan tidak boleh diberikan pada bayi setelah 6 bulan, oleh karena itu selalu siapkan label tanggal dan waktu yang ditempelkan pada botol wadah ASIP agar mengetahui ASIP mana yang masih dapat digunakan atau seharusnya dibuang.
              • ASI eksklusif adalah pemberian ASI selama 6 bulan tanpa makanan pendamping ASI (MPASI) atau tambahan susu formula. Bunda harus percaya diri bahwa ASI cukup untuk bayi. Penambahan susu formula hanya akan membuat bayi merasa kenyang dan jarang menghisap ASI. Hal ini akan mengurangi produksi ASI.
              Inilah informasi tentang air susu ibu (ASI). Semoga bermanfaat.

                  You May Also Like

                  0 komentar

                  Terima kasih sudah meninggalkan jejak. Untuk mendapatkan kunjungan balik, silakan gunakan Name/URL. Komentar akan dipublikasi setelah dimoderasi. Komentar berupa link aktif atau spam tidak akan muncul.

                  Recommended for You

                  loading...
                  Copyright 2017.Blog dr.Dini.All Right Reserved. Powered by Blogger.