8 Penyebab Terjadinya Penuaan Dini pada Kulit

by - April 14, 2016


Blog dr.Dini - Penuaan adalah proses alami yang akan terjadi pada semua orang. Banyak usaha yang dilakukan pada sebagian orang untuk membuat kulit tampak lebih muda, menunda proses penuaan yang pasti terjadi.

Beberapa melakukan mikrodermabrasi, botox, filler, akupunktur, facelift, dll.

Sebagian yang lain lebih memilih untuk menerima proses penuaan yang ditandai dengan keriput, kerutan, dan garis halus pada kulit.

Itu semua tergantung pilihan masing-masing orang.

Namun, proses penuaan ini dapat terjadi sebelum waktu yang seharusnya, yang disebut sebagai penuaan dini. Apa saja yang dapat menyebabkan penuaan dini terjadi?

Inilah 8 Penyebab terjadinya penuaan dini pada kulit.

1. Penyebab terjadinya penuaan dini pada kulit : Paparan Sinar Matahari Tanpa Perlindungan Kulit

Kulit yang terpapar sinar matahari tanpa perlindungan dapat menyebabkan pemecahan kolagen dan elastin yang mempertahankan kekenyalan dan elastisitas kulit, menyebabkannya lebih mudah keriput.

Penyebab terjadinya pemecahan kolagen dan elastin ini adalah sinar UV, terutama UVA.


Tanpa perlindungan kulit misalnya sunscreen, lotion SPF, payung, atau topi saat beraktivitas di luar ruangan, dapat menyebabkan kulit mudah keriput terutama di daerah yang lebih sering terpapar sinar matahari, yaitu wajah, leher, dan punggung tangan.

Aktivitas yang lama di bawah sinar matahari meskipun dengan perlindungan terhadap kulit dapat mempengaruhi timbulnya penuaan dini walaupun tidak sebanyak pengaruh yang ditimbulkan sinar matahari terhadap kulit yang tanpa perlindungan.

Pemakaian sunscreen dianjurkan walaupun suasana cuaca hujan atau berawan. Karena meskipun tampaknya sinar matahari tertutup awan, namun bahaya sinar UV untuk kulit dapat mencapai kulit hingga 80%, menurut Hermione Lawson dari British Skin Foundation. 

2. Penyebab terjadinya penuaan dini pada kulit : Merokok

Sudah banyak penelitian menunjukan bahwa merokok menimbulkan skin-aging lebih cepat dibandingkan pada orang yang tidak merokok.

Merokok dapat memecah kolagen yang mempertahankan elastisitas kulit, menjadikan kulit lebih cepat keriput, timbul garis-garis halus terutama di sekitar bibir, dan kulit terlihat pucat.

3. Penyebab terjadinya penuaan dini pada kulit : Tidur Tengkurap

Posisi tidur tengkurap atau miring ke salah satu sisi menimbulkan garis-garis halus di wajah akibat tertekan, lama kelamaan garis-garis halus ini terukir di kulit wajah dan menjadi permanen.

Dianjurkan tidur dalam posisi telentang agar wajah tidak tertekan. Sprei dan sarung bantal sutra yang halus lebih sedikit menimbulkan garis halus pada wajah dibandingkan bahan lain.



4. Penyebab terjadinya penuaan dini pada kulit : Kekurangan Nutrisi / Malnutrisi

Keadaan kulit dapat tercermin akibat makanan yang kita makan. Konsumsi alkohol dapat membuat kulit cepat kering, kehilangan kelembabannya, dan akhirnya timbul keriput.

Sebaliknya, jika kulit terhidrasi dengan baik dengan konsumsi air putih minimal 8 gelas per hari, kulit akan terlihat kenyal, terjaga kelembabannya, dan terjaga dari proses penuaan dini.


Asam lemak omega-3 di samping sangat baik bagi kesehatan, juga sangat baik menjaga kulit agar tidak cepat keriput. Selain itu, vitamin A, C, E, piridoksin, riboflavin, niasin, dan selenium juga sangat baik mempertahankan keremajaan kulit.

5. Penyebab terjadinya penuaan dini pada kulit : Kurang Aktivitas Fisik atau Olahraga

Aktivitas fisik dan olahraga dapat menunda proses penuaan. Para peneliti menemukan bahwa pada usia di atas 40 tahun, orang yang aktif mempunyai kulit yang lebih kencang, elastis, dan tampak lebih muda dibandingkan orang yang kurang aktif dan jarang berolahraga.


Mengapa?


Seorang Dokter Spesialis Kulit, Audrey Kunin, MD di Kansas City yang juga seorang penulis The DERMAdoctor Skinstruction Manual ,mengatakan bahwa dengan aktifitas fisik atau olahraga, tubuh kita berkeringat, dan keluarnya keringat dari kulit itu setara dengan melakukan mini-facial.

Ketika pori-pori melebar, keringat membantu mengeluarkan kotoran dan minyak. Segera bersihkan wajah yang berkeringat dengan mencuci muka agar kotoran dan minyak tersebut tidak kembali dan terjebak dalam pori-pori lagi.

Selain itu efek berkeringat bukan hanya baik untuk mengeluarkan kotoran dan minyak dalam pori-pori wajah saja. Keringat juga membantu mengurangi berbagai proses peradangan tubuh yang sedang terjadi, mempengaruhi hormon yang bekerja pada kulit secara signifikan, dan mencegah kerusakan kulit akibat radikal bebas.

Saat kita berolahraga, pembuluh darah kecil dalam kulit melebar dan memungkinkan lebih banyak darah yang mengalir ke permukaan kulit dan memberikan nutrisi, yang memperbaiki kulit dari kerusakan akibat paparan sinar matahari dan polusi lingkungan, memperbarui kolagen kulit yang dapat mencegah timbulnya keriput.

Nutrisi yang dialirkan ke permukaan kulit, merangsang fibroblas (sel yang memproduksi kolagen dalam kulit) agar bekerja lebih efisien, yaitu mempertahankan elastisitas kulit dan menggagalkan keriput.

Seiring dengan bertambahnya usia, fibroblas ini akan semakin berkurang jumlahnya dan aktivitasnya semakin melemah. Oleh karena itu, semakin lanjut usia kita, olahraga semakin dibutuhkan.

6. Penyebab terjadinya penuaan dini pada kulit : Polusi Lingkungan

Polusi lingkungan yang kaya akan radikal bebas terus mengenai kulit, apalagi kulit tanpa perlindungan.

Radikal bebas didefinisikan sebagai bahan kimia yang memiliki ikatan yang tidak berpasangan, sehingga ketika radikal bebas bersentuhan langsung ke kulit, dengan mudahnya radikal bebas mengikat kulit, bereaksi, dan menyebabkan kerusakan di dalamnya. 

Berbagai radikal bebas di antaranya superoksida, hidroksil, oksida nitrat, thyl, dan peroksil, menimbulkan stres oksidatif pada kulit dan menyebabkan kerusakan kulit sampai ke tingkat DNA.

Polusi lingkungan dan paparan sinar UV adalah kombinasi paling efektif menimbulkan kerusakan DNA. DNA yang rusak selalu diperbaiki oleh suatu 'sistem perbaikan dalam sel' (cellular repair systems).

Namun jika kerusakan DNA berkembang terlalu cepat akibat terlalu banyak polusi lingkungan dan paparan sinar UV, sistem perbaikan dalam sel ini tidak bisa mengejarnya, dan kerusakan DNA yang semakin parah memicu timbulnya pertumbuhan tumor/kanker/keganasan kulit.

7. Penyebab terjadinya penuaan dini pada kulit : Stres Fisik dan Psikologis

Stres fisik dan psikologis, terutama stres psikologis yang berkepanjangan merangsang sistem saraf otonom, sistem hormon renin-angiotensin, sistem hormon hipothalamus-hipofisis-adrenal, saat tubuh bereaksi terhadap stres tersebut , untuk menyelesaikan 'ancaman' tersebut.


Aktivasi reaksi tubuh yang berkepanjangan tersebut dapat mengakibatkan gagalnya fungsi kekebalan tubuh, kerusakan DNA yang berujung pada kerusakan kulit dan penuaan dini.
Manajemen stres fisik maupun stres psikologis dengan baik sangat mempengaruhi proses penuaan kulit.

8. Penyebab terjadinya penuaan dini pada kulit : Lingkungan Ber-AC

Pemakaian AC marak di lingkungan rumah maupun lingkungan kerja. Padahal pemakain AC berkepanjangan dapat menimbulkan kekeringan kulit dan memicu terjadinya penuaan dini.

Sebenarnya tubuh kita bisa menyesuaikan kondisi kulit agar tetap terhidrasi dalam keadaan cuaca kering sekalipun.

Namun, reaksi alami tubuh ini baru bisa bekerja pada suhu 30-32 derajat celcius. Pada suhu tersebut, penyerapan air berjalan lamban dalam kulit agar kulit tetap terjaga kelembabannya, disertai penambahan hidrasi dari produksi kelenjar keringat dan kelenjar sebum/minyak.


Inilah informasi tentang 8 Penyebab Terjadinya Penuaan Dini Pada Kulit. Semoga bermanfaat.

You May Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah meninggalkan jejak. Untuk mendapatkan kunjungan balik, silakan gunakan Name/URL. Komentar akan dipublikasi setelah dimoderasi. Komentar berupa link aktif atau spam tidak akan muncul.

Recommended for You

loading...
Copyright 2017.Blog dr.Dini.All Right Reserved. Powered by Blogger.