6 Dampak Buruk Minum Kopi Bagi Saluran Pencernaan

by - April 15, 2016

Blog dr.Dini - Sebagian orang sudah mengetahui bahwa kopi dapat menyebabkan atau memperburuk saluran pencernaan (esofagus, lambung, usus 12 jari) yang mengalami gangguan. Bagaimanakah kopi dapat mempengaruhi saluran pencernaan kita?

dampak kopi pada pencernaan

Inilah 6 Dampak Buruk Minum Kopi Bagi Saluran Pencernaan.


1. Dampak buruk minum kopi bagi saluran pencernaan : Kopi melemahkan tekanan dalam sfingter esofagus.


Heartburn, adalah perasaan nyeri yang terasa panas dalam dada, yaitu suatu kondisi dimana asam lambung naik ke saluran pencernaan bagian atas (esofagus), karena kopi melemahkan tekanan dalam sfingter esofagus (otot yang berbentuk cincin yang berfungsi untuk menghalangi kembalinya asam lambung dan makanan pada lambung, naik ke dalam esofagus), keadaan ini disebut GERD (GastroEsophageal Reflux Disease).

2. Dampak buruk minum kopi bagi saluran pencernaan : Kopi mengandung zat asam yang dapat melukai lambung dan usus.


Kopi bersifat asam yang dapat memicu terjadinya pengeluaran asam lambung yang berlebihan. Kopi cenderung mempercepat terjadinya pengosongan lambung, yang memicu lambung untuk memproduksi asam lambung yang berlebihan.

Asam lambung yang berlebihan bukan saja melukai atau merobek dinding lambung namun begitu pula dengan dinding usus.

3. Dampak buruk minum kopi bagi saluran pencernaan : Kopi adalah faktor risiko terjadinya luka (ulkus) saluran pencernaan.


Kopi telah banyak diteliti menyangkut keterkaitannya terhadap terjadinya ulkus lambung atau ulkus duodenum (usus 12 jari).

Ulkus adalah suatu kondisi dimana dinding lambung dan usus 12 jari dihancurkan oleh asam lambung yang berlebihan akibat konsumsi kafein (kopi).

Ulkus itu terasa sakit sekali meskipun lukanya sangat kecil. 

Pada beberapa penderita ulkus lambung atau ulkus usus 12 jari , sangat sulit untuk melepaskan diri dari ketergantungannya terhadap kopi, disebabkan karena terdapatnya gejala withdrawal kafein berupa nyeri kepala, mual, muntah, dan diare , sehingga mereka terus mengkonsumsi kopi yang makin memperparah ulkusnya, memicu terjadinya perdarahan saluran cerna bagian atas.

4. Dampak buruk minum kopi bagi saluran pencernaan : Kopi meningkatkan hormon stress.


Kafein dalam kopi meningkatkan hormon stres, yaitu kortisol, adrenalin, noradrenalin. Hormon-hormon ini meningkatkan detak jantung, meningkatkan tekanan darah, meningkatkan tingkat kewaspadaan terhadap lingkungan.

Hormon stres juga memicu terjadinya peningkatan asam lambung dan menimbulkan gejala heartburn atau GERD.

5. Dampak buruk minum kopi bagi saluran pencernaan : Kopi menekan sistem daya tahan tubuh (imun).


Penekanan daya tahan tubuh oleh peningkatan hormon stress yang dipicu oleh konsumsi kafein dalam kopi, menyebabkan pertumbuhan bakteri dalam lambung Helicobacter pylori semakin banyak. Helicobacter pylori adalah bakteri yang dapat menyebabkan ulkus pada lambung.

6. Dampak buruk minum kopi bagi saluran pencernaan : Kopi mengganggu metabolisme GABA, suatu neurotransmitter (penghantar saraf) di otak.


Kopi mengganggu metabolisme GABA (Gamma Amino Butyric Acid) yang memegang peranan terhadap manajemen stres, mood, dan efek menenangkan.

Sehingga efek menenangkan ini tidak ditonjolkan tapi malah metabolisme GABA yang terganggu oleh kafein ini, mengarah pada stres psikologis.

Stres psikologis ini meningkatkan asam lambung dan menyebabkan heartburn atau ulkus.

Mengetahui adanya Dampak buruk minum kopi bagi saluran pencernaan, sebaiknya batasi minum kopi misalnya hanya 2 -4 gelas sehari. Minum kopi 2-4 gelas per hari biasanya tidak menimbulkan efek samping, malah dapat memberikan dampak positifnya.

Kecuali bagi mereka yang sudah mengalami gangguan pencernaan, tidak dianjurkan untuk minum kopi karena sifatnya yang dapat mengiritasi lambung.


You May Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah meninggalkan jejak. Untuk mendapatkan kunjungan balik, silakan gunakan Name/URL. Komentar akan dipublikasi setelah dimoderasi. Komentar berupa link aktif atau spam tidak akan muncul.

Recommended for You

loading...
Copyright 2017.Blog dr.Dini.All Right Reserved. Powered by Blogger.