Perkembangan Fungsi Organ Janin Sesuai Usia Kehamilan

by - April 01, 2016

pertumbuhan janin



Blog dr.Dini - Begitu banyak keajaiban saat zigot, hasil pembuahan sperma dan sel telur, berkembang menjadi janin, sampai ia siap untuk dilahirkan.


Berikut ini adalah tahap-tahap perkembangan fungsi organ janin yang sesuai usia kehamilan sampai ia siap untuk dilahirkan.

Dalam beberapa jam setelah terjadi pembuahan sel telur oleh sperma, perkembangan hasil pembuahan, yaitu zigot, terjadi sangat cepat.

Zigot ini akan mengalami pembelahan menjadi morula ( terdiri atas 16 sel blastomer), kemudian menjadi blastokista (terdapat cairan di tengah) yang mencapai dinding rahim, dan kemudian sel-sel mengelompok, berkembang menjadi embrio.

Embrio ini terbentuk pada sekitar minggu ke-7. Setelah minggu ke-10 hasil konsepsi baru disebut janin.

Jika dilakukan pemeriksaan USG, pada usia kehamilan 4 minggu, hanya akan tampak kantong kehamilannya saja berdiameter 1 cm, sedangkan embrio (hasil pembuahan) baru akan tampak jika dilakukan USG pada usia kehamilan 6 minggu.

Pada usia kehamilan 6 minggu, embrio berdiameter 5 mm ,dan tampak denyut jantung embrio pada USG.

Pada akhir 8 minggu usia kehamilan, perkembangan embrio sudah mirip bentuk manusia, dimana pembentukan kepala relatif lebih besar, mulai terjadi pembentukan alat kelamin luar (genitalia eksterna), tulang mulai terbentuk.

Sirkulasi darah melalui tali pusat sudah dimulai. kelopak mata pun sudah terbentuk, namun tidak dapat membuka sampai usia kehamilan 28 minggu.

Berbagai gangguan atau teratogen jika terjadi pada usia kehamilan kurang dari 12 minggu, akan menimbulkan kecacatan permanen, mengingat pembentukan organ janin belum sempurna.

Perkembangan sistem pencernaan bayi dan gerakan napas janin sudah tampak di USG sejak kehamilan 12 minggu.

Dan pada usia kehamilan 13 -16 minggu, janin memasuki awal trimester ke-2, di mana ibu biasanya sudah tidak merasakan mual muntah.

Janin sudah bergerak aktif yaitu menghisap dan menelan air ketuban. Rambut janin (lanugo) mulai tumbuh. Kulit janin masih transparan.

Telah terbentuk mekonium/faeses (kotoran janin) dalam usus. Jantung janin berdenyut 120-150 kali per menit.

Sejak usia 16 minggu kehamilan, janin sudah mampu mendengar.

Ia akan mendengar suara ibunya karena rambat suara internal lebih baik daripada rambat suara eksternal. pada 17 - 24 minggu , komponen mata terbentuk penuh, juga sidik jari.

Seluruh tubuh janin diliputi oleh lemak vernik kaseosa. Janin sudah mempunyai refleks.

Pada minggu ke 22, ginjal janin sudah mulai berkembang, namun terbentuk sempurna pada minggu ke-36.

Permulaan trimester ke-3 terjadi pada 25 -28 minggu, dimana terjadi perkembangan otak yang cepat. Sistem saraf sudah mengendalikan gerakan dan fungsi tubuh.

Mielinisasi saraf tulang belakang terbentuk dan akan berlanjut sampai bayi berusia 1 tahun.Mata sudah membuka.

Bila pada periode ini janin lahir, kelangsungan hidup bayi sangat sulit.

Pada usia kehamilan 29-32 minggu telah terjadi pembentukan tulang yang sempurna, gerakan napas telah teratur, suhu relatif stabil.

Bila janin harus lahir pada periode ini, ada kemungkinan untuk hidup sebesar 50%-70%.

Berat janin 1500 - 2500 gram pada 33-36 minggu. Gerak napas bayi teratur 40-60 kali per menit pada 34 minggu.

Pembentukan ginjal telah sempurna. Bulu kulit janin (lanugo) berkurang. Paru-paru janin telah matang pada 35 minggu. Janin dapat hidup tanpa kesulitan jika lahir pada periode ini.

Pada usia kehamilan 38 - 40 minggu bayi siap dilahirkan ke dunia.



    

You May Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah meninggalkan jejak. Untuk mendapatkan kunjungan balik, silakan gunakan Name/URL. Komentar akan dipublikasi setelah dimoderasi. Komentar berupa link aktif atau spam tidak akan muncul.

Recommended for You

loading...
Copyright 2017.Blog dr.Dini.All Right Reserved. Powered by Blogger.